Harga Kakao Dibayangi Sentimen Bearish Peningkatan Pasokan dan Penguatan Dollar AS

616

Perdagangan bursa ICE New York libur pada 4 Juli memperingati hari kemerdekaan AS. Pasar akan diperdagangkan lagi pada Rabu (05/07).

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Selasa dinihari (03/07) ditutup naik. Penguatan harga kakao terpicu penurunan panen Pantai Gading dan Ghana. Harga kakao berjangka kontrak September 2017 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan peningkatan. Harga komoditas tersebut ditutup naik sebesar 18 dollar atau 0,93 persen pada posisi 1.958 dollar per ton.

Sentimen bearish akan mengiringi untuk perdagangan malam nanti.

Dealer mencermati data bearish dari dewan pemasaran kakao Pantai Gading, Le Conseil du Cafe-Cacao (CCC) yang menunjukkan kedatangan biji kakao di pelabuhan pada 30 Juni naik 34 persen dari tahun ke tahun.

Harga kakao London telah merosot tajam tahun ini, didukung oleh kekhawatiran yang meningkat mengenai surplus global yang besar. Namun, angka CCC mengisyaratkan keluaran Pantai Gading meningkat bahkan lebih tajam dari perkiraan sebelumnya.

Pasar akan mencerna data risalah pertemuan The Fed. Jika risalah The Fed mendukung penguatan ekonomi akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan adanya sentimen bearish peningkatan pasokan dan penguatan dollar AS. Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Support pada posisi 1.910 dollar. Jika level Support tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 1.860 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan ditembus jika terjadi kenaikan ada pada 2.010 dollar dan 2.060 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here