Rupiah Akhir Pekan (7/7) Jatuh ke Posisi Terendah 2 Bulan

987

Mengakhiri perdagangan pasar valas pekan ini, rupiah hari Jumat (7/7) ditutup anjlok ke posisi terendah dalam 2 bulan diatas kisaran 13400. Tekanan terhadap rupiah sudah terjadi sejak awal pekan oleh kuatnya pergerakan dollar AS dan hari terakhir perdagangan pekan ini dollar bergerak rebound kuat. Secara mingguan juga rupiah kembali mencetak pelemahan melanjutkan trend perdagangan pekan lalu.

Semakin kuatnya dollar AS menekan rupiah telah membuat investor asing banyak menarik modalnya dari bursa saham tanah air dengan posisi net sell investor asing  sebesar Rp341 miliar lebih. Tekanan jual yang cukup kuat dari  investor asing ini  membuat pergerakan IHSG tertekan profit taking sehingga anjlok 0,6%.

Pergerakan kurs Rupiah di pasar spot sore ini bergerak negatif dengan posisi terkini melemah 0,05%  dari akhir perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13399/US$ setelah dibuka kuat pada level Rp13388/US$. Pelemahan rupiah  sepanjang hari juga dipengaruhi pelemahan kurs Jisdor dari BI.

Untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan awal pekan depan, analyst Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal  memberikan sinyal negatif untuk  rebound, pasar sangat optimis dengan rilis data NFP AS bulan Juni yang akan mengangkat tinggi dollar AS dan semakin menekan rupiah.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here