Bursa Shanghai 10 Juli Tergelincir Karena Pasar Menanti Data Ekonomi Tiongkok

412
bursa shanghai

Indeks saham utama Tiongkok tidak bertahan di zona positif pada akhir perdagangan hari Senin (10/07), karena investor menunggu katalis baru menjelang serangkaian data yang akan terbit selama minggu depan.

Indeks Shanghai ditutup melemah -6,11 poin, atau -0,19 persen, pada level 3211,85.

Dampak yang paling dirasakan adalah oleh saham-saham kapitalis kecil, seperti ChiNext yang meluncur -1,8 persen, setelah regulator sekuritas menyetujui penawaran umum perdana (IPO) pada akhir pekan, hal ini meningkatkan kekhawatiran laju listing bisa meningkat.

Delapan saham startup tercatat anjlok dengan maksimal 10 persen.

Pasar mengabaikan data inflasi Tiongkok bulan Juni, yang memenuhi harapan dan tidak banyak mengubah pandangan bahwa pertumbuhan ekonomi mendingin setelah kuartal pertama yang solid. Indeks harga konsumen Juni naik 1,5 persen dari tahun sebelumnya.

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dalam komentarnya pada hari Jumat, sangat optimis mengenai propsek tersebut bahkan saat dia mengakui ekonomi masih menghadapi banyak kesulitan.

Sebagian besar ekonom memperkirakan pertumbuhan akan mendingin dalam beberapa kuartal berikutnya karena sektor real estat utama melambat, sementara Beijing menindak risiko utang menaikkan biaya pendanaan ditengah pengetatan masalah pendanaan.

Pada 17 Juli, Tiongkok juga akan merilis produk domestik bruto (PDB) kuartal kedua, bersamaan dengan output industri Juni, penjualan ritel dan investasi aset tetap Januari – Juni.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Shanghai akan bergerak naik jika kinerja bursa saham A.S. ditutup menguat.

Evi/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here