Bursa Tokyo 12 Juli Ditutup Turun Menjelang Pidato Yellen

668
indeks nikkei

Saham Jepang turun pada hari Rabu (12/07) dalam perdagangan yang tipis menjelang komentar Janet Yellen. Saham eksportir dipukul oleh penguatan yen setelah terjadi kontroversi baru dalam pemerintahan Presiden Donald Trum.

Indeks Nikkei melemah -97,10 poin, atau -0,48 persen, ditutup pada level 20.098,38.

Perdagangan ditundukkan, dengan investor menanti petunjuk kebijakan moneter A.S. dari pernyataan Yellen dalam kongres yang akan berlangsung.

Saham eksportir yang menguat dalam beberapa hari terakhir dengan harapan mendapatkan pendapatan yang lebih baik berkat pelemahan yen, kehilangan keuntungan karena aksi ambil untung.

Saham Adventest Corp turun -0,6 persen, TDK Corp melemah -1,3 persen dan Toyota Motor Corp kehilangan -0,6 persen setelah dolar tergelincir -0,4 persen menjadi 113,48 yen, bergerak menjauh dari level tertinggi empat bulan di 114,49 yen pada hari Selasa.

Pada hari Selasa bursa Wall Street sempat digoncang setelah terungkapnya sebuah email yang mengatakan bahwa putra sulung Trump telah menerima bantuan dari seorang pengacara Rusia untuk kampanye pemilihan Presiden 2016 untuk melawan Hillary Clinton.

Analis Jepang mengatakan dampaak dari gejolak politik di Washington terhadap pasar saham Jepang hanya terbatas.

Beberapa saham di bursa Tokyo menjadi soroton terutama menjelang rilis laporan pendapatan.

Saham Honeys Holdings melonjak 9,3 persen dan merupakan pemenang ketujuh terbesar di bursa setelah memprediksi kenaikan laba operasional sebesar 30,5 persen untuk tahun ini hingga Maret 2018.

Sebaliknya, Sapporo Holdings turun -3,2 persen setelah harian bisnis Nikkei melaporkan laba usaha pada Januari – Juni pada perusahaan pembuat bir tersebut kemungkinan akan sedikit lebih dari 3 miliar yen, jatuh sekitar 4 miliar yen dari yang diperkirakan oleh pasar.

Malam nanti pasar akan mencermati pidato Ketua The Fed Janet Yellen di Kongres AS, yang jika memberikan dukungan penguatan ekonomi, akan mengangkat dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi naik jika penguatan dollar AS terjadi yang memicu pelemahan Yen.

Evi/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here