Emas Melorot ke Tiga Minggu Terendahnya, the Fed Segera Menaikkan Bunga?

721

(Vibiznews – Gold) – Harga spot emas dunia melorot ke level terendah tiga minggunya hari Kamis ini karena penguatan mata uang dollar dan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Desember nanti yang memangkas permintaan terhadap komoditas logam (21/9).

Spot emas terpantau pada sore WIB ini di level $1296.30 per ounce, turun dari $1300.80 di tutup pasarnya kemarin. Analis Vibiznews melihat emas telah melorot terus sampai 4.5% dari posisi high yang tercapai pada 8 September lalu di level $1357.50.

Mata uang dollar terlihat bangkit dan yield obligasi Pemerintah AS naik ke level tertinggi enam minggunya setelah Federal Reserve mengumumkan pada dini hari tadi (waktu WIB) rencana untuk mengurangi neracanya di bulan Oktober dan mengindikasikan akan adanya satu kali lagi kenaikan suku bunga di akhir tahun ini.

Kamis sore WIB ini indeks US dollar di level 92.38, naik dari posisi tutup pasar dua hari lalu di 91.28. Sementara itu, harga spot emas dalam rupiah turun ke Rp555,829 per gram, di mana sebelumnya pada 6 September sempat bertengger di Rp571 ribuan.

Analis pasar menyebutkan bahwa secara mengejutkan Komite FOMC (Federal Open Market Committee) menunjukkan sikap yang jelas untuk rencana kenaikan suku bunga di akhir tahun ini yang akan berlanjut di tahun 2017 dan 2018. Pasar agak terkejut mengingat data inflasi Amerika belakangan ini yang cenderung rendah, yang biasanya dapat menahan kenaikan suku bunga.

Sejumlah analis pasar lainnya melihat bahwa pergerakan emas ini lebih bersifat koreksi teknikal menuju level $1280. Adanya situasi ketidakpastian global dapat memberikan tunjangan ke atas bagi emas kembali.

Analis Vibiznews melihat bahwa koreksi pasar ini juga wajar, sesuai dengan prediksi sebelumnya, setelah emas sempat rally panjang sekitar dua bulan dari pertengahan Juli yang lalu. Level support-nya di $1280 dan $1274. Kemungkinan rebound bagi emas dapat saja terjadi, karena risiko ketidakpastian geopolitik masih sangat terbuka hari-hari ini.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here