IHSG Secara Mingguan Menguat, Cetak Rekor Intraday

1043

(Vibiznews – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan minggu ini dengan menguat ke level 5911,71. Dibandingkan IHSG minggu lalu yang berakhir di 5872,39, kenaikan ini cukup signifikan, di mana setiap hari pada seminggu ini selalu berakhir menguat. Bahkan, IHSG sempat menyentuh rekor baru secara intraday di 5928,79 pada hari ini (22/9).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini berakhir melemah kembali. Dolar AS berada di posisi Rp 13.310 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin di Rp 13.270.
Posisi tertinggi IHSG berada di angka 5.928,786 yang merupakan rekor tertingginya secara intraday. Sementara, posisi terendahnya di level 5.883,56. Beberapa saham yang terlihat naik tinggi dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah dari perbankan dan keuangan: BBCA, BBRI, NIKL, dan MREI.

Di tempat lain, bursa-bursa Asia rata-rata bergerak melemah pada hari ini. Seperti Hang Seng Index yang ditutup melemah ke level 27.880 dari posisi 28.110 Kamis kemarin. Kekuatiran investor Asia bahwa Korea Utara kembali akan meluncurkan rudalnya ke Samudera Pasifik sebagai respon atas ancaman Trump, telah menekan banyak bursa kawasan Asia hari ini.

Analis Vibiznews melihat bahwa jika tidak ada tekanan geopolitik yang baru dari, terutama, kawasan Semenanjung Korea, IHSG masih akan ada peluang untuk bertengger lagi di atas level 5900’an dan mencetak rekor baru minggu depan. Namun bila tensi geopilitik meningkat, investor akan ambil kesempatan ini sekaligus untuk profit taking setelah rekor baru tersentuh.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here