IHSG Tergelincir 0,52% Imbas Tensi Geopolitik Semenanjung Korea

301

(Vibiznews – IDX) – Pada perdagangan bursa hari Selasa ini (26/9) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau tergelincir 0,52 persen ke level 5.863,96 di tengah bertambahnya sentimen negatif tensi geopolitik di pasar global. Ancaman Korea Utara atas pernyataan Presiden Donald Trump, membayangi pergerakan pasar saham global dan kawasan Asia.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga sore ini melemah. Dollar AS berada di level Rp13.375 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp13.325.

IHSG terutama bergerak ke zona negatif pada menjelang siang. Semakin sore, laju IHSG makin terpuruk. IHSG akhirnya turun 30,65 poin (0,52%) ke 5.863,96, sementara Indeks LQ45 tergerus 4,879 poin (0,50%) ke level 975,742.

Investor asing mencatat net sell, saham sektor keuangan terlihat paling banyak dilepas asing. Bersama dengan pelemahan IHSG, 7 sektor saham gugur. Saham sektor konsumsi melemah paling dalam sebesar 1,39%.

Di tempat lainnya, bursa-bursa Asia pun cenderung melemah sore WIB ini. Di antaranya, Indeks Nikkei 225 yang berkurang 67,39 poin (0,33%) ke level 20.330,19; dan Indeks Straits Times yang terpangkas 10,46 poin (0,33%) ke level 3.212,04. Sementara itu, Indeks Hang Seng terlihat naik tipis 12,67 poin (0,05%) ke level 27.513,01.

Sejumlah saham yang masuk ke dalam jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM), Indo Tambangraya (ITMG), Unilever Indonesia (UNVR), serta Indah Kiat (INKP).

Analis Vibiznews melihat bila tensi geopolitik Korea ini terus memanas, IHSG akan bisa lanjut melorot menuju ke posisi 5.831 dan berikutnya di support 5.734. Namun bila tensi geopolitik mereda, dan didukung pergerakan dari bursa kawasan, IHSG mungkin dapat bertahan di level 5.800’an sampai ke resistant di 5.928.

 

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here