Harga Emas Naik Terbantu Pelemahan Dolar AS

483

Harga emas naik pada akhir perdagangan Kamis dinihari (05/10) setelah dolar A.S. turun.

Harga emas spot LLG naik 0,35 persen pada $ 1,276.07 per ons pada pukul 03:35. EDT. Sebelumnya pada hari Rabu, mencapai level tertinggi $ 1.282 per ons.

Harga emas berjangka A.S. untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,31 persen pada level $ 1,278.60 per ons.

Melemahnya dolar AS membuat harga emas dalam dolar lebih murah bagi investor non-A.S.

Investor akan mendengarkan dengan seksama komentar oleh Ketua Fed Janet Yellen pada hari Rabu di sebuah acara Bank Sentral St. Louis, untuk mengetahui lebih banyak kemungkinan kenaikan suku bunga A.S. sampai tahun 2018.

Dolar AS mereda terhadap sekeranjang mata uang setelah sebuah laporan Politico mengatakan Gubernur Fed Jerome Powell disukai oleh Menteri Keuangan A.S. Steven Mnuchin sebagai Ketua The Fed baru dibandingkan mantan gubernur Kevin Warsh. Masa jabatan Yellen berakhir pada bulan Februari.

Powell dipandang lebih dovish daripada Warsh, yang telah mengkritik program pembelian obligasi Fed di masa lalu.

Pasar uang berjangka berada di harga sekitar 70 persen kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Desember, namun calon Fed yang lebih dovish kemungkinan akan mendorong investor untuk bertaruh untuk mundur lebih lambat dari kebijakan moneter longgar saat ini.

Dolar A.S. mengurangi kerugiannya setelah data menunjukkan indeks sektor jasa meningkat ke tingkat tertinggi dalam lebih dari 12 tahun.

Saham global mencapai titik tertinggi baru intra-day, dibantu oleh tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang kuat di seluruh dunia, meningkatkan kemungkinan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember.

Perak turun 0,14 persen pada $ 16,62 per ons. Platinum naik 0,61 persen pada $ 913 per ons, sementara paladium naik 1,20 persen pada $ 926 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi naik jika pelemahan dolar AS berlanjut. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,278-$ 1,280, dan jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,274-$ 1,272.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here