IHSG Ditutup Menguat Dipimpin Sektor Industri Dasar, Profit Taking Tetap Mengintai

491

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Selasa ini terpantau berakhir menguat di antaranya terdorong oleh aksi beli investor asing. Sempat melesat 60 poin ke 6.034, dihadang lagi oleh aksi profit taking yang membuat indeks turun lagi. IHSG tetap bertahan di zona hijau di atas level 6.000, ditutup naik 31,707 poin (0,53%) ke 6.005,784 (30/10).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini berlanjut menguat kembali. Rupiah terhadap dollar AS sore hari WIB terlihat menguat di area level Rp 13.500’an, terakhir berada di posisi Rp 13.560, menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.580

Di sesi pagi hari, membuka perdagangan, IHSG melaju 54,183 poin (0,91%) ke level 6.028,260. Indeks LQ45 tumbuh 13,643 poin (1,38%) ke level 999,073. Sempat melaju sampai 60 poin ke level 6.034, akhirnya IHSG menutup perdagangan sore ini dengan naik 31,707 poin (0,53%) ke 6.005,784. Sedangkan Indeks LQ45 bertambah 6,897 poin (0,69%) ke 992,219.

Posisi tertinggi IHSG sore ini tercatat di 6.034,618 dan terendah di 5.989,854. Perdagangan sore ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan 345.664 kali transaksi sebanyak 9,2 miliar lembar saham senilai Rp 7,9 triliun.

Pergerakan naik IHSG ditopang penguatan 6 sektor saham. Sektor industri dasar naik paling tinggi sebesar 2,00%. Sebanyak 161 saham menguat, 189 saham melemah, dan 100 saham stagnan.

Di tempat lain, bursa-bursa saham Asia hari ini umumnya bergerak di zona merah. Pasar saham China yang menemani BEI berada di zona hijau. Indeks Nikkei 225 berkurang tipis 0,061 poin, dan Indeks Hang Seng melemah 90,650 poin (0,32%).

Dalam penguatan saham, sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya: Gudang Garam (GGRM), Chandra Asri (TPIA), Indocement Tunggal (INTP), dan United Tractors (UNTR).

Analis Vibiznews melihat bahwa IHSG masih berpotensi untuk menanjak ke level lebih tinggi mengarah rekor intraday 6.042. Namun, tekanan profit taking di level atas ini terus mengintai. Support terdekat ada di level 5949, dan bila tembus di level 5903. Level resistance-nya ada di posisi 6.042 dan 6.075.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here