Bursa Asia Siang Mixed, IHSG Cetak Rekor di Sekitar 6.080

219

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Asia sedikit mixed pada perdagangan hari Kamis setelah Wall Street ditutup subuh tadi menguat pada sesi terakhirnya. Investor juga mencerna keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunganya tetap (2/11).

Indeks Nikkei 225 turun tipis 0,02 persen setelah mencapai level tertinggi sejak 1996 di sesi kemarin. Di Selat Korea, Kospi turun 0,21 persen. Saham blue-chip teknologi turun tipis setelah ditutup menguat lebih dari 3 persen pada hari Rabu; saham Samsung Electronics turun 0,07 persen dan SK Hynix kehilangan 1,41 persen.

Di Selatan, S&P/ASX200 turun 0,04 persen karena kenaikan saham pertambangan dan energi diimbangi oleh kerugian di sektor keuangan. Sektor pertambangan naik setelah harga besi naik pada hari Rabu: Rio Tinto naik 2,23 persen, Fortescue Metals naik 4,27 persen dan Atlas Iron melonjak 6,25 persen.

Pasar bursa China Raya berada di bawah tekanan pada awal perdagangannya. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,29 persen. Di daratan, Shanghai Composite turun 0,41 persen dan Shenzhen Composite turun 0,583 persen.

Sementara itu, di dalam negeri, analis Vibiznews melihat IHSG terpantau bertengger di zona hijau dan sudah mencetak rekor intraday, menguat sekitar 42 poin di seputar level 6080. Pasar dalam sentimen bullish dengan dorongan kenaikan indeks datang dari pembelian investor asing. Resistance-nya terdekat ada di level 6090 dan 6120. Support terdekat ada di level 5989, dan bila tembus ke level 5969.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here