Sektor Non-Migas Mendorong Surplus Neraca Perdagangan Oktober 0,90 Miliar Dollar

520

(Vibiznews – Economy) – Pada Rabu ini, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan Indonesia pada bulan Oktober 2017 yang disebut mengalami surplus sebesar 0,90 miliar dollar AS. Surplus ini disebabkan masih lebih tingginya ekspor dibandingkan impor (15/11).

“Surplus neraca perdagangan berasal dari surplus sektor nonmigas, sementara sektor migas masih defisit,” demikian Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di BPS (15/11).

Surplus sektor nonmigas pada Oktober 2017 tercatat sebesar 1,69 miliar dollar AS. Sementara itu, defisit neraca perdagangan sektor migas tercatat sebesar 0,79 miliar dollar AS.

Dari sisi volume perdagangan, neraca volume perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar 35,56 juta ton pada Oktober 2017, didorong oleh surplus neraca sektor nonmigas sebesar 36,24 juta ton, namun neraca sektor migas defisit 0,68 juta ton.

Secara kumulatif bulan Januari-Oktober 2017, surplus neraca perdagangan tercatat sebesar 11,78 miliar dollar AS. Rinciannya adalah ekspor sebesar 138,46 miliar dollar AS dan impor 126,68 miliar dollar AS.

Pada Oktober 2017, ekspor tercatat sebesar 15,09 miliar dollar AS, sementara impor sebesar 14,19 miliar dollar AS. Ekspor pada Oktober 2017 didominasi sektor nonmigas yang menyumbang 90,64 persen.

Analis Vibiznews melihat data surplus neraca perdagangan ini telah ikut menguatkan rupiah terhadap dollar AS Rabu siang ini menjadi Rp 13.532, dibandingkan penutupan pasar Selasa kemarin di Rp 13.550.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here