Lukisan Yesus Karya Leonardo da Vinci Akhirnya Terjual dalam Rekor Tertinggi Rp6,12 Triliun

421

(Vibiznews – Business) – Lukisan Leonardo da Vinci terjual dengan harga lebih dari $450 juta (sekitar Rp6,12 triliun) pada hari Rabu (Kamis WIB), menurut rumah lelang Christie’s, yang mengatakan bahwa ini merupakan rekor dunia tertinggi untuk setiap karya seni yang pernah dijual pada sebuah lelang (16/11).

Lukisan yang disebut “Salvator Mundi,” bahasa Italia untuk “Juruselamat Dunia”, adalah satu dari sekitar 20 lukisan karya Leonardo yang diketahui ada dan satu-satunya dalam koleksi tangan pribadi. Karya tersebut dijual oleh rumah lelang Christie, yang tidak segera mengidentifikasikan siapa pembelinya, demikian dilansir dari CNBC (16/11).

Harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk sebuah karya seni di lelang adalah $179,4 juta (~ Rp2,44 triliun) untuk “Women of Algiers (Versi O)” karya Picasso di bulan Mei 2015, juga di Christie’s di New York. Harga jual tertinggi yang pernah diketahui sebelum ini untuk karya seni adalah $300 juta (~ Rp4 triliun), untuk “Interchange” karya Willem de Kooning yang dijual secara pribadi pada bulan September 2015 oleh David Geffen Foundation kepada hedge fund manager Kenneth C. Griffin.

Rumah lelang Christie mengatakan bahwa kebanyakan ilmuwan setuju bahwa lukisan itu dilukis oleh Leonardo, meskipun beberapa kritikus telah mempertanyakan atribut tersebut dan ada yang mengatakan bahwa restorasi yang ekstensif karya ini telah mengurangi keaslian karya pelukisnya.

 

Lukisan yang Direstorasi

Lukisan ini menggambarkan Kristus dengan jubah biru dan merah terang yang memegang bola kristal.

Pertama kalinya tercatat dalam koleksi pribadi Raja Charles I, karya tersebut dilelang pada tahun 1763 sebelum menghilang sampai tahun 1900, di mana pada saat itu wajah dan rambut Kristus telah dilukis ulang, hal yang dipandang sebagai praktik “cukup umum”.

Kemudian terjual di Sotheby’s ke kolektor Amerika pada tahun 1958 dengan harga hanya 45 poundsterling, dan terjual lagi pada tahun 2005 dianggap sebagai copy karya yang terlalu dicat ulang, katanya.

Pemilik baru kemudian memulai proses restorasi, dan setelah sekitar enam tahun riset, karya ini disahkan sebagai karya da Vinci dengan usia lebih dari 500 tahun, dan puncaknya tampil dalam pameran kelas high-profile di Galeri Nasional London pada tahun 2011.

Rumah lelang tidak mengidentifikasi siapa penjual, seorang kolektor pribadi dari Eropa yang melakukan pekerjaan restorasi yang lama setelah lukisan ditemukan kembali di tahun 2005. Lukisan tersebut dipandang sebagai penemuan pertama lukisan da Vinci sejak tahun 1909.

Rumah lelang Christie’s tidak mengungkapkan sang penjual lukisan langka tersebut. Mereka hanya menyebutkan si penjual adalah kolektor pribadi dari Eropa. Namun sejumlah media mengidentifikasi sang penjual lukisan tersebut adalah miliarder asal  Rusia Dmitry Rybolovlev. Miliarder ini membeli lukisan tersebut pada tahun 2013 senilai US$ 127,5 juta bukan lewat lelang namun melalui penjualan pribadi.

 

Source: CNBC

Editor: J. John

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here