Wall Street Melejit Dipicu Saham Wal-Mart dan Cisco

333

 

(Vibiznews – Index) – Bursa AS ditutup naik pada perdagangan hari Kamis (Jumat subuh WIB), rebound dari penurunan berturut-turut sebelumnya, dipicu oleh hasil laporan keuangan kuartalan yang kuat dari Wal-Mart dan Cisco Systems. Wall Street juga merayakan perkembangan penting dalam rancangan reformasi pajak AS (17/11).

Dow Jones industrial average menguat 187,08 poin ditutup pada 23.458,36, dengan Wal-Mart dan Cisco memimpin terdepan pada indeks 30-saham ini. Indeks sempat naik lebih dari 200 poin pada sesi atas. Nasdaq Composit naik 1,3 persen menjadi 6.793,29, menyentuh rekor baru intraday dan penutupan. Kenaikan Cisco membantu mengangkat indeks melejit tajam.

Wal-Mart melaporkan keuntungan pendapatan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan, membuat harga sahamnya naik 10,9 persen ke level tertinggi sepanjang masa. Cisco juga melaporkan keuntungan dan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi Wall Street, sebagian didukung oleh penjualan aplikasi perangkat lunak yang kuat. Saham Cisco melejit 5,2 persen, demikian dirilis dari CNBC (17/11).

Sementara itu, S&P 500 naik 0,8 persen dan berakhir di 2.585,64, dengan sector konsumen dan teknologi informasi merupakan sektor berkinerja terbaik. Wal-Mart adalah salah satu saham dengan performa terbaik dalam indeks setelah rilis pendapatannya yang kuat, didorong oleh lonjakan penjualan grosir dan penjualan online.

Sebelum rebound hari Kamis (Jumat WIB), indeks saham utama telah jatuh dalam dua sesi sebelumnya, karena kekhawatiran akan reformasi pajak dan penurunan harga komoditi menimbulkan kekhawatiran investor.

DPR mengeluarkan sebuah rancangan pada Kamis yang bertujuan merombak kode pajak AS. Jika RUU tersebut menjadi undang-undang, maka itu akan segera memangkas tarif pajak perusahaan menjadi 20 persen dari 35 persen. Namun demikian, RUU DPR tersebut mengandung perbedaan penting dari yang diusulkan Senat, terutama bagaimana perlakuan pemotongan pajak pada negara bagian dan lokal. Ekspektasi terhadap reformasi pajak telah membantu indeks saham mencapai level tertinggi sepanjang masa baru-baru ini.

 

Source: CNBC

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here