Harga Gula ICE Turun Tertekan Pelemahan Real Brazil

405

(Vibiznews – Commodity) Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada akhir perdagangan Selasa dinihari (12/12) berakhir turun terganjal merosotnya mata uang Real Brazil.

Pada perdagangan kemarin, pasangan mata uang USDBRL menguat 0,40 persen pada3.3031. Lemahnya mata uang di negara-negara produsen cenderung membuat harga kopi tetap rendah dalam waktu dekat.

Mata uang Real Brazil yang lemah menekan harga gula, karena mendorong produsen untuk menjual dengan meningkatkan keuntungan mereka dalam mata uang lokal.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2018 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup turun sebesar -0,10 sen atau setara dengan -0,71 persen pada posisi 13.95 sen per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah terbatas jika dolar AS menguat terpicu ekspektasi kenaikan suku bunga AS. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi menguji level Support pada posisi 13,50 sen dan 13,00 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 14,50 sen dan 15,00 sen per pon.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here