Go-Jek Menuju Teknologi Multiplatform, Menggandeng 3 Fintech Bertransaksi Rp67 Triliun

464

(Vibiznews – Business) – Go-Jek, siapa yang tidak kenal? Aplikasi layanan transportasi yang berkembang ke berbagai layanan lainnya yang memenuhi banyak kebutuhan sehari-hari penduduk kota di Indonesia terus berkekspansi. Di era serba digital, kali ini Go-Jek dilaporkan menggandeng tiga fintech nasional, yaitu “Kartuku”, perusahaan layanan pembayaran offline; “Midtrans”, perusahaan payment gateway online; dan “Mapan” yang merupakan jaringan arisan barang. Ketiganya dikabarkan sudah memproses total transaksi lebih dari Rp 67,5 triliun per tahun, demikian rilis resmi dari Go-Jek (15/12).

Disebutkan bahwa Go-Jek, sebagai aplikasi layanan on-demand dan platform dompet digital di Indonesia, telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi tiga perusahaan fintech. Akuisisi ini akan memperkuat posisi Go-Pay dalam menyediakan ekosistem pembayaran finansial yang inklusif kepada institusi keuangan, UMKM, mitra pengemudi dan lainnya, serta konsumen – baik yang banked maupun unbanked, di kota besar maupun di daerah.

Bisnis perusahaan-perusahaan Kartuku, Midtrans, dan Mapan saat ini telah memproses total transaksi lebih dari Rp 67,5 triliun per tahun, baik melalui kartu kredit, debit maupun dompet digital untuk para pengguna, penyedia jasa dan merchant-merchant mereka.

Hal ini menandai lompatan besar Go-Jek dari layanan aplikasi ride-hailing menjadi teknologi multiplatform. Dengan demikian, dinyatakan bahwa ini akan memperluas dampak sosial kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Nadiem Makarim, Founder dan CEO Go-Jek menyatakan setiap hari perusahannya selalu termotivasi oleh cerita mitra dan konsumennya tentang bagaimana teknologi perusahannya telah mengubah dan mempermudah kehidupan mereka.

Nadiem menambahkan, “Sejak awal Go-Jek berdiri, kami selalu membawa misi untuk memberikan manfaat sosial semaksimal dan seluas mungkin bagi jutaan masyarakat Indonesia,” demikian disebutkan dalam rilis Go-Jek.

Rencananya pada paska akuisisi ini, tiga pimpinan dari masing-masing perusahaan akan memegang posisi senior manajemen di dalam Go-Jek  Group. Aldi Haryopratomo dari Mapan akan memimpin Go-Pay, Ryu Kawano Suliawan dari Midtrans akan memimpin pengembangan platform merchant, sementara Thomas Husted dari Kartuku akan memegang peranan sebagai CFO.

 

Source: Go-Jek

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here