IHSG Rabu Pagi Tergerus, Ambil Untung Setelah Empat Kali Cetak Rekor

250

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Rabu sesi pagi ini terpantau bergerak di zona merah setelah dalam empat hari mencetak rekor tertingginya, dengan melemah 0,34% atau -20,85 poin di sekitar level 6.146,99 setelah dibuka melemah di 6.165,60. Pagi ini investor nampaknya ambil kesempatan profit taking dari puncak rekornya kemarin, ditambah lagi signal bursa kawasan Asia yang sebagian besar negatif ikut mewarnai lantai perdagangan (20/12).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini melemah kembali. Rupiah terhadap dollar AS pagi hari WIB ini terlihat berada di posisi Rp 13.580, dibandingkan posisi penutupan perdagangan Jumat kemarin di Rp 13.573.

Mengawali sesi perdagangannya, IHSG turun tipis 2,063 poin (0,03%) ke level 6.165,604. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 0,528 poin (0,05%) ke level 1.041,356. Terlihat saham-saham unggulan jadi sasaran aksi ambil untung investor asing. Dana asing masih mengalir keluar lantai bursa.

Semalam pasar saham Wall Street ditutup negatif setelah tertundanya pengesahan RUU Reformasi Pajak akibat masalah prosedural. Namun voting lanjutan dijadwalkan sesegera mungkin malam ini.

Bursa saham Asia bergerak mixed dengan sebagian besar menurun pada perdagangan Rabu pagi, mengikuti kinerja mixed di Wall Street semalam. Kalender data ekonomi yang dijadwalkan untuk wilayah Asia relatif terbatas, dan investor lebih akan mengawasi hasil pemungutan suara Senat atas rancangan pajak AS.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini diwarnai dengan aksi investor yang ambil kesempatan profit taking dari puncak rekornya sebanyak empat kali berturut-turut, ditambah signal negatif dari bursa regional Asia dan Wall Street meningkatkan lagi aksi jual saham-saham unggulan. Kemungkinannya IHSG akan berakhir di sekitar level tutup kemarin. Resistance saat ini berada di level 6.176 dan 6.200. Sedangkan bila terhadang tekanan jual di level ini, support ke level 6012, dan bila tembus ke level 5979.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here