Harga Gula ICE Naik Terpicu Penurunan Pasokan Tebu Brazil

609

(Vibiznews – Commodity) Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Jumat dinihari (22/12). Harga gula mengalami penguatan terpicu penurunan pasokan tanaman tebu di Brazil.

Perusahaan di daerah penghasil tebu utama Brasil kemungkinan besar akan menangguhkan operasi tanaman dengan hampir 9 juta ton gabungan kapasitas penghancuran, karena pasokan tebu rendah dan pabrik berjuang di bawah kesulitan keuangan

Pada penutupan perdagangan dinihari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2018 terpantau naik. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,20 sen atau setara dengan 1,37 persen pada posisi 14,77 sen per pon.

Malam nanti akan dirilis data Durable Goods Orders November AS dan Personal Spending November AS yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan dolar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi lemah jika penguatan dollar AS terealisir. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 14,30 sen dan 13,80 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 15,30 sen dan 15,80 sen.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here