Kerusuhan di Iran Tinggikan Harga Minyak Mentah Dunia

474

Harga minyak mentah dunia di perdagangan pasar komoditi dunia sesi Amerika hari Kamis dinihari (04/01) terpantau menjulang tinggi ke posisi tertinggi dalam 2 1/2 tahun terakhir oleh kekhawatiran pasar akan kerusuhan yang terjadi di Iran sebagai salah satu eksportir OPEC terbesar.

Demonstrasi anti pemerintah yang memicu kerusuhan di Iran masih terus berlangsung dan menyebar ke beberapa kota, kondisi ini membuat pasar khawatir akan pasokan minyak dunia dari negeri ini berhenti. Pengumuman pemerintah Iran sebelumnya yang menyatakan produksi minyak mentah tidak terpengaruh dengan kondisi keamanan dalam negeri Iran kurang kuat menenangkan pasar.

Kenaikan harga minyak mentah di hari perdagangan kedua tahun ini juga dipicu oleh data-data ekonomi AS yang menunjukkan nilai tinggi dari ekspektasi sebelumnya seperti ISM manufaktur dan belanja konstruksi AS.

Harga minyak mentah berjangka A.S. West Texas Intermediate (WTI) pada pukul 02.00 naik  menjadi $ 61,60 per barel. Pada awal perdagangan WTI sesi Asia dibuka pada posisi  $ 60,33, tertinggi sejak Juni 2015.

Harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, berada di $ 67,62 per barel, naik $ 1,05, atau 1,6 persen menjadi $  setelah menyentuh $ 67,74, level tertinggi sejak Mei 2015.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi naik terus oleh kondisi yang terjadi di Iran. Harga minyak  mentah diperkirakan bergerak dalam kisaran resistance $ 62,00-$ 64,40, namun jika koreksi akan bergerak turun dalam kisaran support  $ 59,90-$ 58,10.

Jul Allens/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here