IHSG Awal Minggu Masih di Zona Hijau Setelah Lantai Gedung Bursa Roboh

362

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Senin ini terpantau bergerak di zona hijau setelah selasar lantai 1 ambruk, dengan menguat 0,19% atau 12,13 poin di sekitar level 6.382,20 setelah dibuka menguat juga di 6.379,07. Hari ini investor tetap terdorong oleh sentimen penguatan bursa Wall Street dan kawasan Asia yang umumnya menguat dalam perdagangan saham (15/01).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini berlanjut menguat. Rupiah terhadap dollar AS siang hari WIB ini terlihat berada di posisi Rp 13.334, dibandingkan posisi penutupan perdagangan Jumat kemarin di Rp 13.351.

Mengawali sesi perdagangannya, IHSG terpantau naik 9,128 poin (0,14%) ke level 6.379,067. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 1,314 poin (0,12%) ke 1.084,825.

Terlihat ada 4 dari 10 sektor saham IHSG yang mencatat penguatan. Grup saham pertambangan naik tertinggi, menguat 1,53%, diikuti sektor finance yang naik 0,67%. Sebanyak 175 saham menguat berbanding 168 saham yang turun, sedangkan 133 saham bergeming.

Di tempat lain, bursa kawasan Asia hari ini rata-rata menguat kecuali bursa kawasan China.

Saham kelompok top gainers di jajaran LQ45 sore ini antara lain PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT Media Nusantara Tbk (MNCN), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini diwarnai dengan sentimen positif setelah Wall Street mencetak rekor dan bursa Asia yang umumnya juga menguat. Namun, aksi profit taking investor tetap membayang ditambah robohnya selasar gedung bursa yang menahan pergerakan lebih lanjut IHSG. Resistance saat ini berada di level 6.412 dan 6.445. Sedangkan bila terhadang tekanan jual di level ini, support ke level 6344, dan bila tembus ke level 6220.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here