Harga Emas Menguat di Sesi Asia Terpicu Pelemahan Dolar AS

395

(Vibiznews – Commodity) Harga emas menguat pada hari Selasa (16/01) di sesi Asia, di dekat level tertinggi empat bulan yang dicapai di sesi sebelumnya, setelah dolar A.S. merosot ke posisi terendah tiga tahun terhadap sekeranjang mata uang pada hari Senin.

Harga emas spot LLG naik 0,1 persen pada $ 1,341.28 per ons pada 0054 GMT, setelah menyentuh level terkuatnya sejak 8 September di $ 1,344.44 sesi sebelumnya.

Harga emas berjangka A.S. naik 0,5 persen pada $ 1,341.70 per ons.

Pasar A.S. ditutup untuk liburan pada hari Senin.

Indeks dolar pada hari Senin turun ke level terendah sejak Desember 2014 di 90.279. Itu terakhir turun 0,5 persen pada 90,483.

Saham Asia merosot pada hari Selasa, karena para penambang ditekan oleh harga bijih besi Tiongkok yang lebih lemah, sementara euro berada di dekat puncak 3 tahun pada ekspektasi meningkatnya bahwa Bank Sentral Eropa dapat mengurangi stimulus moneternya.

Pengatur kebijakan tingkat suku bunga ECB Ardo Hansson pada hari Senin mengatakan bahwa bank sentral dapat mengakhiri skema pembelian obligasi dalam satu bulan setelah September jika ekonomi dan inflasi berkembang seperti yang diharapkan.

Palladium menandai rekor tertinggi $ 1.138 per ons pada hari Senin. Itu terakhir turun 0,1 persen pada $ 1,124.50 pada awal Selasa. Logam tersebut telah melihat sebuah rally yang terus berlanjut dari tingginya permintaan di industri otomotif di tengah defisit pasokan.

Penambang emas terbesar Rusia Polyus mengatakan pada hari Senin bahwa berencana untuk menjual 10 persen saham ke sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Fosun International Tiongkok telah dibatalkan setelah salah satu syarat kesepakatan tersebut tidak terpenuhi.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Senin bahwa Moskow tidak akan mendukung upaya Washington untuk memodifikasi kesepakatan nuklir Iran, dengan alasan langkah tersebut juga dapat mempersulit diplomasi mengenai program senjata nuklir Korea Utara.

Impor emas India Desember naik 71,52 persen menjadi $ 3,39 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan bergerak naik jika pelemahan dolar AS berlanjut. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,343-$ 1,345, namun jika turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,339-$ 1,337.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here