IHSG Cetak Rekor Baru di 6.429, Isyu Bangunan Ambruk Tidak Pengaruhi Pasar

360
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Selasa  ini terpantau mencetak rekor penutupan baru, dengan menguat 0,74% atau 47,50 poin di level rekor 6.429,69 setelah dibuka menguat di 6.386,22. Hari ini investor terdorong oleh sentimen penguatan bursa Wall Street dan kawasan Asia yang umumnya menguat dalam perdagangan (16/01).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini terkoreksi tipis dari level terkuat 3,5 bulannya (vs dollar). Rupiah terhadap dollar AS sore hari WIB ini terlihat berada di posisi Rp 13.337, dibandingkan posisi penutupan perdagangan Senin kemarin di Rp 13.334 juga.

Mengawali sesi perdagangannya, IHSG tampil naik 4,022 poin (0,06%) ke level 6.386,217. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 1,030 poin (0,10%) ke 1.085,111. IHSG siang ini tetap menguat 0,38% atau 23,93 poin di sekitar level 6.408,01.

Sampai penutupan sesi pertama, IHSG masih perkasa dengan melaju di atas 6.400. IHSG naik 28,039 poin (0,44%) ke 6.410,234. Indeks LQ45 naik 5,688 poin (0,52%) ke 1.089,769. Akhirnya, menutup sesi perdagangan, IHSG menembus level 6.429,692, naik 47,49 poin (0,74%). Sementara indeks LQ45 naik 9,267 (0,85%) ke 1.093,348

Terpantau hari ini posisi tertinggi yang sempat disentuh IHSG berada di 6.429,692 dan terendahnya di 6.381,3111. Perdagangan saham berlangsung ramai dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,2 triliun. Sebanyak 175 menguat, 168 saham melemah dan 133 saham stagnan.

Bursa-bursa kawasan se-Asia sore ini umunya bergerak menguat. Situasinya antara lain: indeks Nikkei menguat 236,930 poin (1%), indeks Hang Seng melemah 565,881 poin (1,81%), sedangkan indeks Straits Times bertambah 13,800 poin (0,39%).

Tercatat sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers, di antaranya: Gudang Garam (GGRM), Indo Tambangraya (ITMG), dan Indah Kiat Pulp and Paper (INKP).

Analis Vibiznews melihat pergerakan cetak rekor bursa kali ini diwarnai dengan sentimen positif setelah Wall Street mencetak rekor dan bursa Asia juga menguat, walaupun kemarin selasar gedung sempat ambruk. Isyu bagian bangunan bursa agaknya tidak memengaruhi perdagangan. Resistance saat ini berada di level 6.445 dan 6.490. Sedangkan bila terhadang tekanan jual di level ini, support ke level 6344, dan bila tembus ke level 6220.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here