Surplus Neraca Perdagangan 2017 Meningkat, BI: Akan Terus Membaik

309

(Vibiznews – Economy) – Bank Indonesia memandang bahwa kinerja neraca perdagangan akan tetap positif dalam mendukung kinerja transaksi berjalan. Ke depannya, kinerja neraca perdagangan diperkirakan terus membaik seiring dengan perbaikan pertumbuhan ekonomi dunia dan harga komoditas global yang tetap tinggi, demikian rilis resmi Bank Indonesia (15/01).

BI melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada tahun 2017 mencatat peningkatan surplus dibandingkan tahun sebelumnya. Surplus neraca perdagangan Indonesia pada 2017 meningkat menjadi 11,83 miliar dollar AS, meski secara bulanan pada Desember 2017 defisit 0,27 miliar dollar AS.

Peningkatan surplus neraca perdagangan tahun 2017 ditopang kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas yang lebih besar dibandingkan kenaikan defisit neraca perdagangan migas. Surplus neraca perdagangan nonmigas meningkat 5,24 miliar dollar AS menjadi 20,40 miliar dollar AS pada 2017.

“Di sisi lain, defisit neraca perdagangan migas hanya naik 2,93 miliar dollar AS menjadi 8,57 miliar dollar AS pada periode yang sama,” jelas Direktur Eksekutif BI, Agusman, dalam rilisnya.

Sementara itu, defisit neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2017 bersumber dari lebih rendahnya surplus neraca perdagangan nonmigas dibandingkan dengan defisit neraca perdagangan migas. Surplus neraca perdagangan nonmigas pada Desember 2017 tercatat 0,77 miliar dollar AS, menurun dibandingkan surplus bulan sebelumnya sebesar 1,14 miliar dollar AS.

Penurunan surplus neraca perdagangan nonmigas tersebut dipengaruhi penurunan ekspor nonmigas sebesar 0,76 miliar dolalr AS secara bulaman (mtm) yang lebih besar dari penurunan impor nonmigas sebesar 0,39 miliar dolar AS (mtm).

Penurunan ekspor nonmigas terutama pada ekspor lemak dan minyak hewani atau nabati, mesin atau peralatan listrik, kendaraan dan bagiannya, serta mesin-mesin atau pesawat mekanik.

Agusman dalam rilisnya menjelaskan, “Di sisi lain, penurunan impor nonmigas terutama terjadi pada impor mesin dan pesawat mekanik, plastik dan barang dari plastik, kendaraan dan bagiannya, serta bahan kimia organic.”

Neraca perdagangan migas pada Desember 2017 defisit 1,04 miliar dollar AS. Defisit tersebut lebih besar dibanding defisit pada November 2017 yang sebesar 0,92 miliar dollar AS.

 

Source: Dep. Komunikasi BI

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here