Euro Jatuh Dari Tertinggi 3 Tahun

362

(Vibiznews – Forex) Euro turun dari level tertinggi tiga tahun pada akhir perdagangan Rabu dinihari (17/01) karena investor menjual mata uang tersebut dengan keraguan bahwa Bank Sentral Eropa akan mundur dari janjinya untuk terus membeli obligasi pada pertemuan minggu depan.

Sumber yang dekat dengan ECB mengatakan kepada Reuters bahwa bank sentral tidak mungkin menjalankan kebijakannya begitu cepat, karena pembuat kebijakan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menilai prospek ekonomi dan euro.

Setelah kinerja tiga hari terbaiknya dalam hampir dua tahun, euro turun serendah $ 1.2208 pada laporan Reuters.

Hal itu sudah ditekan oleh kegelisahan mengenai apakah Kanselir Jerman Angela Merkel akan berhasil membentuk “koalisi besar” untuk memerintah. Anggota centre-left Social Democrats (SPD) di salah satu wilayah di Jerman memilih untuk tidak melakukan pembicaraan dengan partai konservatif Merkel Christian Democrat (CDU) pada hari Senin, dan berita utama baru mengenai perkembangan tersebut memicu jatuhnya euro pada awal perdagangan Eropa pada hari Selasa.

Euro terakhir naik 0,06 persen pada $ 1,2268. Euro telah naik 2,7 persen antara Kamis dan Senin, membuat kenaikan tidak terlihat sejak Februari 2016, dan mencapai level tertinggi di $ 1,22965, terkuat sejak Desember 2014. Pasar keuangan A.S. ditutup pada hari Senin untuk liburan Martin Luther King Jr.

Penurunan Euro tidak mengurangi sentimen bullish untuk keuntungan lebih dalam beberapa bulan mendatang. Spekulan mendorong posisi long net di euro ke rekor tertinggi dalam sepekan hingga 12 Januari, menurut data berjangka yang dipublikasikan pada hari Jumat.

Mata uang Euro turun 0,03 persen pada level 135,48 yen.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama turun 0,63 persen pada 90,40. Itu naik dari terendah tiga tahun di hari Senin di 90,279.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan mata uang Euro akan mencermati data Inflasi Zona Eropa bulan Desember yang akan dirilis sore ini. Sedangkan mata uang dolar AS akan mencermati data Produksi Industri bulan Desember AS malam nanti.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here