Analisa Kekuatan Forex GBPUSD Perdagangan Kamis 25 Januari

302

Pasangan mata uang GBPUSD telah memperoleh lebih dari 200 pips pada perdagangan hari Rabu ((24/1/18) atau naik 1 persen lebih untuk menyegarkan level terbaiknya sejak referendum Brexit kembali pada Juni 2016 di 1.4240. Seperti yang diberitakan sebelumnya, ambruknya kekuatan dollar telah membuat pair ini menjadi bintang forex hari kemarin.

Padahal jika dilihat dari data ekonomi pada hari itu kurang memuaskan sekalipun data  tingkat pengangguran tetap tidak berubah pada 4,3% di bulan Desember lalu sesuai dengan perkiraan pasar. Untuk data klaim pengangguran yang merah dikarenakan masih lebih buruk dari perkiraan, data ini nyaris saja menekan pair namun  penurunan tajam yang terlihat pada pasangan EURGBP mengangkat kembali pair EURUSD.

Untuk pergerakan selanjutnya secara fundamental pada perdagangan hari Kamis (25/1/18), pergerakan pair EURUSD akan mendapat sentimen pasar dari beberapa data ekonomi Inggris dan juga Amerika Serikat. Dari Inggris akan dirilis satu-satunya data penting yaitu Survei Penjualan Distributif CBI. Kemudian pada sesi Amerika, klaim pengangguran mingguan dan data persediaan grosir dari AS akan dipandang sebagai dorongan segar bagi dollar. Namun sepertinya sulit bagi dollar AS untuk rebound kuat  dalam waktu dekat sekalipun data AS ini mengalahkan ekspektasi pasar.

Masuki perdagangan sesi Asia hari ini (25/1), pair EURUSD telah terpangkas dari kekuatan sebelumnya dimana Vibiz Research melihat secara teknikal dalam time frame H4 indikator teknis telah kehilangan kekuatan ke atas di zona overbought yang ekstrem. Namun sebuah pergerakan koreksi ke bawah tidak dapat dihindari jika data AS malam nanti mengalahkan ekspektasi, sebaliknya jika data AS kurang mengesankan akan naik kembali.

Jul Allens, Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here