IHSG Selasa Pagi Merosot Hampir 1%, Searah dengan Bursa Global dan Asia

219

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Selasa pagi jelang siang ini terpantau bergerak di zona merah, dengan merosot -0,87% atau -57,82 poin di sekitar level 6.623,77 setelah dibuka melemah di 6.666,83. Pagi ini investor terdorong untuk ambil untung setelah IHSG dua hari sebelumnya mencetak rekor serta bursa kawasan Asia yang kompak melemah dalam perdagangan (30/01).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini melemah cukup signifikan. Rupiah terhadap dollar AS siang hari WIB ini terlihat berada di posisi Rp 13.400, dibandingkan posisi penutupan perdagangan Senin kemarin di Rp 13.360.

Mengawali sesi perdagangannya, IHSG terpantau dibuka melemah 13,792 poin (0,21%) ke level 6.666,827. Indeks LQ45 juga naik 3,533 poin (0,31%) ke 1.122,875. Menjelang siang, IHSG makin tergelincir dengan merosot -0,87% atau -57,82 poin di sekitar level 6.623,77.

Di tempat lain, indeks bursa saham Wall Street ditutup dalam koreksi pada penutupan perdagangan subuh tadi. Indeks Dow Jones melemah 0,67%,  S&P turun 0,67%, dan Nasdaq melorot 0.52%. Penurunan terjadi oleh banyaknya aksi ambil untung pelaku pasar serta kekhawatiran investor akan posisi tabungan AS tahun 2017 yang turun signifikan ke level 10 tahun terendahnya.

Demikian pula, siang ini bursa kawasan Asia terlihat secara kompak melemah yang memberi sentiment ke lantai bursa di BEI.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini diwarnai dengan sentimen aksi profit taking investor setelah IHSG dua hari berturut mencetak rekor, ditambah pula dengan bursa kawasan Asia yang kompak melemah hari ini. Resistance saat ini berada di level 6.686 dan 6.730. Sedangkan bila terhadang tekanan jual di level ini, support ke level 6581, dan bila tembus ke level 6443.

 

Alfred Pakasi, MP Vibiz Consulting

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here