Profit Taking Ramaikan Pembukaan IHSG Selasa 30 Januari

250

Memulai perdagangan bursa saham hari Selasa (30/01), Indeks Harga Saham Gabungan yang sebelumnya capai rekor baru  pada posisi indeks 6681 dibuka lebih rendah dan bergerak negatif. Aksi profit taking pasar cukup ramai sehingga semua sektor masuk zona merah.

IHSG dibuka pada posisi 6667 dan kini telah turun 0,8% atau 54 poin dari perdagangan sebelumnya. Demikian jug dengan LQ45 kini anjlok cukup signifikan 1,2% atau turun 14 poin ke posisi 1113.

Setelah perdagangan mulai,  113 saham menguat, 155 saham melemah dan 88 saham stagnan. Transaksi saham terjadi sebanyak 3,5miliar saham dengan nilai nominal Rp.2,26 triliun, dengan frekuensi sebanyak 115,752 kali.

Tertekannya posisi IHSG pagi ini dilemahkan  oleh semua sektor  dengan indeks saham paling anjlok dari sektor konsumer yang turun 1,2 persen. Selanjutnya disusul oleh sektor properti dan infrastruktur. Saham-saham top yang menyumbang anjloknya indeks seperti saham UNVR, GGRM, ICBP, INDF dan semua saham perbankan unggulan.

Pagi ini untuk dana asing, terjadi aksi profit taking  investor asing dengan dana  yang keluar pasar modal mencapai net Rp 137,72 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya IHSG masih akan bergerak negatif oleh aksi profit taking. Secara teknikal IHSG akan bergerak dalam kisaran Resistance 6680-6695, dan kisaran Support 6615-6630.

Jul Allens/VMN/VBN/Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here