Harga Minyak Mentah Naik Dalam 5 Bulan Berturut

253

Harga minyak mentah dunia masih dalam trend yang negatif masuki  hari ketiga berturut pada perdagangan sesi Asia hari Rabu 31 Januari 2018. Semakin lemahnya harga minyak mentah dipicu oleh laporan dari sebuah badan industri yang menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS naik lebih dari yang diperkirakan minggu lalu.

Harga minyak WTI berjangka AS turun 1 persen, turun di bawah $64 pada $ 63.93 pada waktu 11.00 wib.  Namun secara bulanan harga minyak mentah WTI masih dalam trend kenaikan harga dalam 5 bulan berturut oleh banyak sentimen.

Harga minyak mentah WTI yang telah anjlok parah dalam 4 tahun terakhir berusaha bangkit dari kisaran $50 per barel dan berhasil bangkit pada bulan September 2017. Setelah harga minyak naik terus diatas kisaran $60 hingga perdagangan akhir bulan Januari tahun 2018.

Yang paling sering menjadi katalis kuat pergerakan harga minyak mentah yaitu pergerakan dollar AS dan juga pasokan minyak mentah AS sendiri. Posisi lemahnya dollar AS biasanya memberikan pijakan kuat untuk kenaikan harga minyak WTI, namun laporan dari American Petroleum Institute pada hari Selasa lalu menunjukkan bahwa stok minyak mentah naik 3,2 juta barel pekan lalu yang menyebabkan penutupan bearish di pasar.

Untuk pergerakan harga minyak mentah di akhir perdagangan bulan Januari masih bearish, namun masih ada harapan dengan lemahnya posisi dollar AS. Posisi dollar AS hari ini diperkirakan masih dalam trend yang bearish sekalipun terdapat beberapa sentimen positif.

Jul Allens/VMN/VBN/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here