Bursa Wall Street Mixed; Pasar Fokus Data NFP

505

(Vibiznews – Index) Bursa saham A.S. berakhir mixed pada akhir perdagangan Jumat dinihari (02/02) karena investor khawatir tentang kenaikan suku bunga.

Indeks S & P 500 turun 0,1 persen menjadi ditutup pada 2.821,98 setelah naik 0,4 persen.

Indeks Nasdaq turun 0,4 persen menjadi 7.385,86. Sebelumnya, indeks berat teknologi diperdagangkan 0,4 persen lebih tinggi karena saham Facebook mencapai level tertinggi sepanjang masa. Facebook melaporkan pendapatan dan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan pada hari Rabu.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 37,32 poin di level 26.186,71. Ini naik sebanyak 157,31 poin dan diperdagangkan sebanyak 134,95 poin lebih rendah.

Imbal hasil obligasi 10 tahun naik menjadi diperdagangkan pada 2,79 persen, sementara imbal hasil obligasi 30-tahun mencapai 3 persen untuk pertama kalinya sejak Mei.

Kamis menandai hari pertama bulan baru. Januari adalah bulan terbaik untuk S & P 500 dan Dow sejak Maret 2016, sementara komposit Nasdaq mendapat kenaikan satu bulan terbesar sejak Oktober 2015. S & P 500 juga mencatat kinerja terbaik Januari sejak 1997.

Secara historis, kenaikan Januari yang kuat telah menyebabkan kenaikan yang solid di pasar ekuitas untuk sisa tahun ini.

Saham berada di bawah tekanan sebelumnya setelah rilis angka produktivitas yang lebih lemah dari yang diperkirakan. Pemerintah A.S. mengatakan dalam sebuah laporan awal bahwa produktivitas kuartal keempat turun 0,1 persen. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan 1 persen.

Kamis menandai hari tersibuk musim penghasilan A.S., dengan sekitar 70 perusahaan melaporkan. Alphabet, Amazon, Apple, Visa dan Mattel termasuk di antara perusahaan yang dijadwalkan untuk melapor. UPS, AutoNation dan Blackstone termasuk di antara perusahaan yang melaporkan sebelum bel.

Wall Street juga akan mencermati rilis laporan pekerjaan bulanan pemerintah A.S. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan ekonomi telah menambah 180.000 pekerjaan.

Perekonomian A.S. telah berjalan dengan baik akhir-akhir ini, dengan data kunci menunjukkan pertumbuhan lebih lanjut. Pada hari Kamis, perkiraan PDN Atlanta Fed memperkirakan pada kuartal pertama 2018 naik menjadi 5,4 persen dari 4,2 persen.

Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls Januari AS yang dindikasikan menguat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif jika data NFP menguat.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here