Harga Emas Naik Terbantu Pelemahan Dolar AS

472

(Vibiznews – Commodity) Harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat dinihari (02/02) terbantu pelemahan dolar AS.

Harga emas spot LLG berakhir naik 0,29 persen pada $ 1,348.54 ons. Emas menyentuh $ 1.332,30 per ons di sesi sebelumnya, terendah sejak 23 Januari.

Sedangkan kontrak berjangka emas A.S. untuk pengiriman April ditutup naik $ 4,80, atau 0,4 persen, pada $ 1,347.90 per ons.

Dolar AS berakhir lemah pada akhir perdagangan Jumat dinihari (02/02), gagal mempertahankan kenaikan sehari setelah Federal Reserve memperkirakan inflasi akan meningkat tahun ini. Dolar AS juga mengurangi kenaikannya terhadap yen karena saham A.S. dan Eropa turun.

Fed A.S mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu namun menaikkan outlook inflasi dan menaikkan suku bunga secara bertahap.

Data pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan, pengangguran yang lebih rendah dan upah yang lebih tinggi akan memberi sinyal kekuatan dalam ekonomi, dan pada gilirannya dapat memperkuat dolar dan menekan emas.

Emas menguat 3,2 persen pada Januari karena dolar jatuh ke posisi terendah tiga tahun terhadap sekeranjang mata uang utama. Ini mencapai puncak 17 bulan di $ 1,366.07 pada 25 Januari.

Indeks dolar beringsut lebih rendah setelah Fed mengisyaratkan kepercayaannya tentang inflasi dan pertumbuhan di ekonomi A.S., memperkuat pandangan bahwa hal itu akan menaikkan suku bunga beberapa kali tahun ini.

Inflasi kekhawatiran umumnya meningkatkan emas, yang dipandang sebagai safe haven terhadap kenaikan harga. Namun ekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi membuat emas kurang atraktif karena tidak membayar bunga.

SPDR Gold Shares yang terdaftar di New York, turun 4,1 ton lagi pada hari Rabu, data dari dana tersebut menunjukkan, memotong arus masuk untuk Januari menjadi hanya 3,9 ton.

Di logam mulia lainnya, perak tergelincir 0,35 persen menjadi $ 17.249 per ons dan platinum naik 0,6 persen menjadi $ 1.006.

Palladium 1,05 persen lebih tinggi pada $ 1,037.47 per ons setelah menyentuh $ 1,013.72 pada awal sesi, terendah sejak 18 Desember. Logam turun sekitar 3,5 persen sepanjang tahun ini.

Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls Januari AS yang dindikasikan menguat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan bergerak naik jika pelemahan dolar AS berlanjut. Namun jika malam nanti data NFP menguat akan menguatkan dolar AS dan berpotensi menekan emas. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,351-$ $ 1,353, dan jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,347-$ 1,345.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here