Rebound Yen 5 Februari Ditopang Anjloknya Bursa Saham Global

424

Hingga perdagangan sesi Eropa awal pekan hari Senin (5/02), perdagangan bursa saham masih merugi pasca anjlok parahnya indeks bursa saham Amerika Serikat akhir pekan lalu. Setelah banyak bursa saham Asia masuk dalam zona merah, giliran bursa saham kawasan Eropa dibuka dengan indeks yang menurun dari perdagangan akhir pekan.

Para pelaku pasar banyak melakukan profit taking terhadap aset beresiko mereka dan memburu aset safe haven seperti logam mulia dan juga mata uang yen Jepang yang memiliki yield lebih rendah. Yen Jepang yang pekan lalu banyak dijual oleh kekuatan dollar AS dan sikap BOJ yang mempertahankan kebijakan moneternya.

Naiknya perdagangan safe haven tersebut membuat pair USDJPY anjlok dari posisi tertinggi 8 hari perdagangan hingga bergerak di kisaran 109.00 setelah pekan lalu bergerak diatas kisaran 110.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika, dollar AS yang kini bergerak bearish akan menerima sentimen positif dari rilis data ekonomi AS untuk data final service PMI dan ISM-Non Manufacturing PMI. Namun jika bursa saham Wall Street kembali bergerak bearish maka pair USDJPY semakin tertekan.

Jul Allens/VMN/VBN/Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group 
Editor : Joel H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here