Berita Brexit Kembali Jatuhkan Poundsterling Sesi Eropa 7 Februari

473

Pergerakan poundsterling yang sempat kuat pada perdagangan sesi Asia yang konsolidasi, anjlok kembali menuju posisi terburuk perdagangan sebelumnya di sesi Eropa hari Rabu (7/02). Pair GBPUSD telah anjlok ke posisi terendah dalam 2 minggu pada perdagangan hari sebelumnya.

Pound Inggris kembali tertekan sejalan dengan kuatnya kembali perdagangan aset beresiko yang mengangkat dollar AS dan juga bursa saham. Melihat buruknya rilis data harga perumahan di Inggris saat awal sesi Eropa, downside pair GBPUSD semakin cepat.

Namun selain sentimen diatas yang menjadi sentimen negatif kuat tekan pergerakan mata uang Inggris ini yaitu berita tentang Brexit. Analis Vibiznews sering menyatakan pergerakan GBPUSD akan sangat kuat dipengaruhi oleh berita Brexit sehingga jika ada berita buruk akan pukul nilai mata uang ini terhadap mata uang utama lainnya.

Para pelaku pasar banyak menjual GBPUSD sore ini merespon berita dari beberapa media yang mengutip pernyataan seorang pejabat senior Inggris  bahwa rencana Brexit tidak mungkin disepakati oleh kabinet PM Inggris minggu ini.

Melihat data harga perumahan Inggris, data Halifax yang dirilis pada awal sesi Eropa menunjukkan harga rumah di negeri tersebut menurun dibandingkan dengan posisi nilai periode sebelumnya dan tidak sesuai dengan ekspektasi kenaikan dari banyak ekonom.

Jul Allens/VMN/VBN/Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Joel H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here