Dolar AS Naik Terbesar 3 Bulan

459

(Vibiznews – Forex) Dolar A.S. naik pada akhir perdagangan Kamis dinihari (08/02), menandai kenaikan satu hari terbesarnya dalam lebih dari tiga bulan terhadap sekeranjang mata uang.

Sebagian besar kemenangan dolar berasal dari kelemahan Euro setelah laporan bahwa pemimpin Demokrat Sosial Jerman (SPD), Martin Schulz, tidak akan mengambil alih posisi sebagai menteri keuangan untuk ekonomi terbesar di Eropa. Jatuhnya euro dipercepat setelah pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Ewald Nowotny mengatakan kepada surat kabar Jerman Wiener Zeitung bahwa Amerika Serikat sengaja melemahkan dolar.

Indeks yang melacak dolar terhadap sekeranjang enam mata uang memperpanjang kemenangan beruntun menjadi empat sesi. Itu berakhir naik 0,85 persen pada 90,35.

Euro turun 0,92 persen pada $ 1,2262, sementara dolar Australia dan Selandia Baru turun 1,05 persen dan turun 1,66 persen.

Dolar A.S. menyentuh level tertinggi 109.710 yen pada Rabu pagi karena Nikkei Tokyo melonjak, mengambil isyarat mereka dari rebound Selasa kemarin di Wall Street. Namun dolar melayang turun karena Nikkei, yang naik sebanyak 3,4 persen, memberikan sebagian besar kenaikannya selama perdagangan Asia karena indeks saham AS jatuh. Dolar AS naik 0,08 persen menjadi 109,63 yen.

Franc Swiss, sebuah safe haven yang dirasakan bersamaan dengan yen, naik 0,88 melawan dolar pada 0,944 franc.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya dolar AS berpotensi menguat dengan lemahnya mata uang saingannya dan optimisme ekonomi AS. Dolar AS juga akan mencermati data jobless claim nanti malam, yang jika hasilnya menurun, akan menguatkan dolar AS.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here