Dolar AS Mencapai Tertinggi 2 Minggu; Mata Uang Safe Haven Masih Unggul

884

(Vibiznews – Forex) Dolar AS sempat mencapai level tertinggi dua minggu terhadap sekeranjang mata uang dalam perdagangan yang berombak Kamis malam, namun berakhir turun tipis pada akhir Jumat dinihari (09/02). Aksi jual di pasar saham global sejak Jumat malam dan perkiraam paling sedikit tiga kenaikan suku bunga pada 2018 telah mendorong dolar naik dalam beberapa hari terakhir.

Dolar AS telah menguat sekitar 1,3 persen terhadap keranjangnya dalam sepekan terakhir, di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak akhir Oktober setelah naik dalam empat dari lima sesi terakhir.

Pada perdagangan sore hari, indeks dolar naik 0,04 persen pada 90,30. Namun pada akhirnya ditutup turun tipis 0,07 persen pada 90,28.

Analis memperkirakan kenaikan dolar AS cenderung berumur pendek dan menawarkan tingkat penjualan yang lebih baik. Keyakinan ini juga terkait dengan jajak pendapat Reuters mengenai strategi yang mengatakan bahwa rebound dolar tidak mungkin berkelanjutan.

Euro turun 0,11 persen pada $ 1,2248, setelah sebelumnya jatuh ke level terendah dua minggu. Mata uang tunggal telah menurun 2,6 persen sejak mencapai tertinggi tiga tahun sekitar $ 1,2536 hanya 10 hari yang lalu.

Sedangkan mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss, telah melihat hanya kenaikan moderat selama volatilitas pasar saham baru-baru ini. Tapi pada hari Kamis, dolar turun terhadap Swiss franc dan yen.

Imbal hasil A.S. yang lebih tinggi juga mendukung rally greenback baru-baru ini. Hasil pada benchmark Treasury 10-tahun tercatat mencapai 2,867 persen, dibandingkan dengan penutupan di A.S. pada 2,843 persen pada hari Rabu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya dolar AS berpotensi naik jika pelemahan bursa global terjadi lagi. Juga ekspektasi kenaikan suku bunga dan optimisme ekonomi AS masih menjadi sentimen pendukung dolar AS.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here