IHSG 20 Februari Terjun dari Posisi Rekor Tinggi

517

(Vibiznews – IDX) Setelah berhasil mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, Indeks Harga Saham Gabungan perdagangan saham hari Selasa (20/02) alami profit taking cukup signifikan hingga ditutup masuk zona merah. Anjloknya IHSG akhir perdagangan sore ini ikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia, dengan beberapa sentimen negatif seperti pelemahan rupiah.

IHSG ditutup turun 0,4%  atau 26poin ke posisi  6663 setelah awal perdagangan sempat naik ke posisi rekor baru di 6693 dan kemudian  tertekan ke posisi 6626.Profit taking banyak dilakukan pada saham-saham unggulan sehingga indeks  LQ45 anjlok 0,5% atau 6 poin ke 1122.

Sore ini IHSG berakhir dengan 140 saham menguat, 196 saham melemah dan 94 saham stagnan. Transaksi saham terjadi sebanyak 17 miliar saham dengan nilai  8,3 triliun, dengan frekuensi sebanyak 430,544 kali. Sektor-sektor yang melemahkan indeks hari ini ada 8 sektor yang  dipimpin oleh sektor industri dasar dan konsumer dengan pelemahan 1,38% dan 1,20%.

Investor asing hari ini banyak melakukan profit taking sehingga modal mereka cukup banyak keluar bursa dengan mencetak net sell sebanyak . Adapun saham-saham yang banyak ditekan asing seperti saham SMGR, CPIN, ICBP, INDF, GGRM, UNVR, ASII dan AKRA.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya  masih berpotensi kuat kembali, apalagi jika perdagangan bursa saham AS bergerak kuat memberikan sentimen positif. IHSG akan bergerak pada kisaran support 6625 – 6585 dan kisaran resisten 6695 – 6730.

Jul Allens, Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here