Poundsterling Sesi Eropa 21 Februari Tersandung 2 Sentimen

442

(Vibiznews – Forex) Tekanan bearish 4 hari berturut telah menjatuhkan poundsterling ke posisi terendah dalam 5 hari pada perdagangan hari Rabu (21/02).Selain oleh kekuatan dollar AS, pound dalam GBPUSD tertekan oleh 2 sentimen yaitu sentimen Brexit dan rilis data pengangguran Inggris.

Perjalanan GBPUSD hingga perdagangan sesi Eropa terus bearish setelah awal sesi Asia dibuka flat atau sama dengan perdagangan sebelumnya.  Pair dibuka pada posisi 1.3993 dan sempat rebound  ke posisi 1.4005 dan anjlok kembali hinga ke posisi  1.3925.

Laporan tentang Brexit datang dari 62 angota Partai konservatif mendesak PM Theresia May segera menyelesaikan proses Brexit dengan cepat dan bersih. Sentimen ini membebani langkah pair sebelum kemudian tertekan kembali oleh rilis data pengangguran Inggris yang dilaporkan meningkat untuk periode 3 bulan yang berakhir bulan Desember 2017. Kenaikan data ini merupakan yang pertama kalinya setelah sekian tahun menurun.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika, analis Vibiz Research melihat kekuatan dollar AS bertambah didukung oleh kenaikan obligasi pemerintah jangka pendek AS menghasilkan kenaikan tertinggi dalam lebih dari sembilan tahun dan sentimen  risalah pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve yang mungkin mengindikasikan langkah kenaikan suku bunga.  Untuk pergerakan teknikal dapat dilihat pada Rekomendasi Forex GBPUSD, Rabu 21 Februari 2018.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here