Dolar AS Naik Pasca Pidato Powell

457

(Vibiznews – Forex) Dolar AS meningkat terhadap sekeranjang mata uang utama pada akhir perdagangan Rabu dinihari (28/02) setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan kepada anggota parlemen A.S. bahwa bank sentral akan bertahan dengan kenaikan suku bunga bertahap meskipun ada stimulus tambahan mengenai pemotongan pajak dan pengeluaran pemerintah.

Powell berjanji untuk “menyeimbangkan” antara risiko ekonomi yang terlalu panas dan kebutuhan untuk mempertahankan pertumbuhan di jalurnya. Kesaksian kongresnya adalah penampilan publik pertamanya sejak dilantik sebagai ketua awal bulan ini.

Powell dijadwalkan untuk menyampaikan ucapannya kepada komite parlemen A.S. pada persidangan yang dijadwalkan pada pukul 10 pagi EST, diikuti oleh pertanyaan dari anggota parlemen.

Indeks dolar, yang mengukur dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,48 persen pada 90,27.

Beberapa angin topan yang dihadapi ekonomi A.S. di tahun-tahun sebelumnya telah berubah menjadi dukungan, kata Powell, mencatat perubahan kebijakan fiskal baru-baru ini dan pemulihan ekonomi global.

The Fed diperkirakan akan menyetujui kenaikan tingkat pertama 2018 pada pertemuan kebijakan berikutnya di bulan Maret, saat ini juga akan memberikan proyeksi ekonomi yang baru dan Powell akan mengadakan konferensi pers pertamanya. Pembuat kebijakan Fed mengantisipasi kenaikan tiga tingkat tahun ini.

Dolar naik 0,19 persen terhadap yen Jepang pada 107,11 yen.

Euro turun 0,26 persen terhadap dolar di 1,2284.

Orang Italia memilih dalam pemilihan nasional pada hari Minggu, sementara partai politik terkemuka di Jerman akan memutuskan sebuah kesepakatan koalisi yang bisa mengamankan Angela Merkel sebagai istilah keempat sebagai kanselir.

Malam nanti akan dirilis data ekonomi GDP Growth Rate Q4 Final AS yang diindikasikan menurun, dan juga Pending Home Sales Januari AS yang diindikasikan juga turun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan dolar AS akan bergerak positif pasca pidato Powell, namun jika malam nanti data ekonomi AS terealisir melemah seperti indikasi analis, akan melemahkan dolar AS.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here