Setelah Harga Kopi ICE Retreat Oleh Profit Taking

386

(Vibiznews – Commodity) – Setelah harga kopi perdagangan awal pekan menguat ke posisi tertinggi dalam 1 pekan, akhiri perdagangan sesi Amerika dini hari tadi (28/02) anjlok cukup signifikan oleh aksi profit taking pasar yang menerima sentimen kekhawatiran pasar akan data ekspor kopi Brasil.

Harga kopi acuan dunia yaitu harga kopi arabika berjangka untuk kontrak bulan Mei turun  0,65 persen atau 0,80 poin, pada $1,218 per pound. Lalu untuk harga kopi robusta turun  $6  atau 0,3 persen menjadi $ 1.738 per ton.

Analis Vibiz Research Center melihat anjloknya harga kopi menerima sentimen penguatan dollar AS terhadap banyak mata uang utama lainnya dan memicu aksi profit taking. Pekan lalu harga kopi sempat turun ke posisi terendah dalam 9 bulan pada perdagangan hari Kamis (23/02).

Pekan lalu harga kopi ambruk menerima sentimen negatif dari laporan ekspor eksportir utama kopi dunia yaitu Brasil. Laporan tersebut menunjukkan ekspor  bulan Januari 2018  hanya sebesar 2,49 juta kantong atau turun 5.9% dari tahun lalu dan  merupakan yang terburuk sejak 2012.

Untuk perdagangan hari ini diperkirakan masih menunjukkan jalur penurunan yang diperkuat oleh penguatan dollar AS. Kopi Arabika akan bergerak pada kisaran support $1200 – $1180 dan jika terjadi rebound naik ke resisten $1222-$1254.

Jul Allens/Analyst Vibiz Research Centre-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here