Emas Turun di Hari Ketiga oleh Kuatnya Dollar, Emas Antam Naik ke Rp640.000 per gram

511

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia turun lagi untuk hari ketiganya pada perdagangan Kamis (1/03), terbebani oleh dollar yang menguat sementara investor menunggu sesi kedua testimony Chairman Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Komite Perbankan Senat nanti malam WIB.

Emas spot terlihat 0,2 persen lebih rendah di level $1,313.47 per ounce pada Kamis siang WIB. Harga emas dunia telah turun sekitar 1 persen sepanjang minggu ini. Emas berjangka A.S. juga turun 0,2 persen pada $1,315.4 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama dunia, naik 0,1 persen pada 90,70, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 90,66. Dollar sempat menyentuh level tertinggi sejak 19 Januari di 90.74 pada pasar kemarin.

“Keperkasaan dollar A.S. telah membebani emas, tapi logam mulia ini masih mendapatkan support dari lemahnya bursa saham,” kata seorang pedagang emas di Hong Kong yang dikutip CNBC (1/03).

Mata uang A.S., yang pada Februari mencatat kinerja bulanan terbaiknya sejak November 2016, telah didongkrak oleh sikap hawkish Powell terhadap ekonomi A.S. yang memicu ekspektasi pasar bahwa tingkat suku bunga akan meningkat empat kali tahun ini dan bukannya tiga kali.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa harga spot emas dunia kalau lanjut tertekan, akan menuju level support di $1.306,65 dan $1.305,50. Sedangkan bila terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.340,57 dan level $1.361,29.

Di dalam negeri, harga emas spot dalam rupiah turun tipis ke Rp581.439 per gram-nya dibandingkan Rp581.645 pada perdagangan pasar sebelumnya. Sementara itu, harga emas ANTAM terpantau naik ke level harga Rp640.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Rabu kemarin di Rp638.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here