SDM Adalah Kunci Pembangunan Sebuah Negara

418

(Vibiznews – Economy) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci memerangi kemiskinan dan ketidaksetaraan. Hal ini disampaikannya dalam seminar Human Capital Investment : A New Driving Force of the Economy sebagai bagian dari rangkaian acara Voyage to Indonesia (VTI) di Bali, Kamis, (01/03).

“Sumber Daya Manusia adalah kunci memerangi kemiskinan dan mengurangi ketidaksetaraan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, lapangan kerja merupakan aspek penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang juga berdampak kepada perkembangan SDM.

“Menciptakan lapangan kerja yang berkualitas merupakan kunci penting pertumbuhan ekonomi dan sumberdaya manusia memiliki peran yang besar,” tuturnya.

Hal yang senada dinyatakan juga oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia adalah kunci pembangunan sebuah negara.

Namun demikian, walaupun Indonesia memiliki peluang bonus demografi, ia menyampaikan tantangan yang harus dihadapi dalam membangun kualitas SDM Indonesia, diantaranya adalah kemiskinan, angka pengangguran dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Beberapa tantangan Sumber Daya Manusia Indonesia 10.12% penduduk masih miskin, 7 juta angkatan kerja menganggur, Human Development Index masih rendah. Tapi kita punya peluang bonus demografi karena itu pembangunan Sumber Daya Manusia harus jadi prioritas,” paparnya.

Oleh karena itu, dalam meningkatkan SDM Indonesia pemerintah mengalokasikan dana 20% untuk pendidikan, memperhatikan jaminan kesehatan serta jaminan sosial untuk masyarakat.

“Pemerintah mengalokasikan 20% APBN untuk pendidikan yakni senilai 440 triliun rupiah pada 2018. Anggaran ini digunakan untuk program wajib belajar 9 tahun, Kartu Indonesia Pintar, Bantuan Operasional Sekolah, serta Bidik Misi untuk pendidikan tinggi. Dalam meningkatkan human capital, pemerintah terus memperhatikan dan mengutamakan pendidikan, kesehatan, serta jaminan sosial untuk masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Menkeu juga mengatakan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, pemerintah terus memperbaiki kurikulum pendidikan agar memiliki kualitas dan keterampilan khusus, serta mempromosikan program kejuruan dan program magang yang bekerja sama dengan perusahaan atau pabrik di Indonesia.

Sumber : Kementerian Keuangan

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here