Pertumbuhan Ekonomi Australia Q4 Melambat Terhambat Penurunan Ekspor

261

(Vibiznews – Economy & Business) Pertumbuhan ekonomi Australia melambat pada kuartal terakhir karena cuaca buruk menghantam ekspor, meski pengeluaran pemerintah yang lebih kuat dari perkiraan dan kebangkitan konsumsi rumah tangga membantu negara ini berjalan 26 tahun tanpa resesi.

Australian Bureau of Statistics (ABS) pada Rabu (07/03) merilis produk domestik bruto (PDB) mencapai 0,4 persen pada kuartal Desember, lebih kecil dari revisi naik 0,7 persen pada kuartal sebelumnya. Analis telah memperkirakan kenaikan sekitar 0,5 persen.

Secara tahunan pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 2,4 persen, dari revisi naik 2,9 persen pada kuartal September.

Hasil ini menjadi kekecewaan bagi Reserve Bank of Australia (RBA) yang pada Selasa kemarin mempertahankan suku bunga pada 1,50 persen dalam mengantisipasi pertumbuhan yang lebih cepat dan kenaikan inflasi secara bertahap.

Namun, Gubernur RBA Philip Lowe memperkirakan bahwa pertumbuhan PDB di masa datang sedikit di bawah 0,5 persen, dan ini tidak akan mengguncang kepercayaannya pada pandangan yang lebih luas.

Konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah menambah pertumbuhan, sementara ekspor bersih dan juga turunnya investasi hunian dan sumber daya merupakan hambatan utama.

RBA memperkirakan penurunan ekspor bersifat sementara, meski masih banyak ketidakpastian.

Penjualan Januari naik 0,1 persen dengan penjualan di pakaian, alas kaki dan toserba.

Rumah tangga menguat pada pariwisata, transportasi, pakaian, makan di luar dan kesehatan pada kuartal Desember, sedangkan utilitas dan makanan menurun.

Sepanjang tahun hingga Desember, nilai barang dan jasa yang diproduksi sebesar A $ 1,8 triliun ($ 1,40 triliun) dalam dolar saat ini, atau sekitar $ 73.000 untuk masing-masing 24,5 juta orang di Australia.

Namun, kinerja itu kurang mengesankan mengingat pertumbuhan penduduk Australia yang relatif cepat 1,6 persen, dua kali rata-rata OECD. PDB per kapita hanya naik 0,8 persen untuk tahun ini.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here