Emas Stabil Sementara Pasar Menantikan Pengumuman Tariff, Emas Antam Turun Rp6.000 per gram

338

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia cenderung stabil pada perdagangan hari Kamis (8/03) sementara pasar menunggu detail lebih lanjut atas proposal tariff baja dan aluminium dari Presiden AS Donald Trump dan hasil dari pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa.

Spot emas terpantau naik tipis 0,1 persen ke level $1,327.10 per ounce Kamis siang WIB. Logam mulia ini terpantau sempat mencapai tertinggi seminggunya pada hari Rabu di $1,340.42. Sementara emas berjangka A.S. umumnya juga tidak berubah di $1,327.

Mengutip CNBC (8/03), Gedung Putih menyatakan Rabu malam bahwa Kanada, Meksiko dan mungkin beberapa negara lain dapat dikecualikan dari tariff baja dan aluminium yang diusulkan.

Trump diperkirakan akan menandatangani pernyataan presiden yang menetapkan nilai tariff dalam acara yang dijadwalkan pada dini hari nanti WIB, demikian menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut.

Bank Sentral Eropa (ECB) hampir pasti mempertahankan kebijakan suku bunganya pada Kamis petang WIB nanti namun kemungkinan akan mengkomunikasikan setidaknya beberapa petunjuk tentang bagaimana mengakhiri program pembelian obligasi pada akhir tahun ini.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa harga spot emas dunia fluktuatif, namun tertahan gerakannya hari ini. Harga emas, bila terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.340,57 dan level $1.361,29. Sedangkan kalau lanjut tertekan, akan menuju level support di $1.302,38 dan $1.280,94.

Di dalam negeri, harga emas spot dalam rupiah turun tipis ke Rp587.746 per gram-nya dibandingkan Rp589.961 pada perdagangan pasar sebelumnya. Sementara itu, harga emas ANTAM terpantau turun Rp6.000 ke level harga Rp644.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Rabu kemarin di Rp650.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here