Harga Gula ICE Merosot Terbebani Lonjakan Produksi Brazil

786

(Vibiznews – Commodity) Harga gula berjangka ICE ditutup turun pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York akhir pekan Sabtu dinihari (26/03). Harga komoditas ini mengalami pelemahan terganjal lonjakan produksi gula.

Harga memperpanjang kerugian setelah data menunjukkan produksi melonjak di wilayah tengah-selatan Brasil pada paruh pertama Maret dibandingkan periode dua minggu sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Mei 2018 terpantau merosot. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup merosot sebesar 0,20 sen atau setara dengan 1,57 persen pada posisi 12,57 sen per pon. Untuk minggu ini harga gula merosot sekitar 2,5 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi menguat jika dollar AS terealisir melemah. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi menguji level Resistance pada posisi 13,10 sen dan 13,60 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 12,10 sen dan 11,60 sen.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here