Ekonomi AS Bertumbuh Lebih Tinggi Daripada Yang Diperkirakan

401

(Vibiznews-Forex) Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan, GDP AS pada kuartal keempat bertumbuh dengan kecepatan yang lebih cepat daripada yang diperkirakan, dibantu dengan revisi kenaikan terhadap belanja rumah tangga atas jasa-jasa dan dari inventories.

Laporan tersebut juga termasuk pandangan pertama atas kesehatan perusahaan Amerika menuju akhir dari tahun 2017, kelebihan dari keuntungan di kuartal keempat dari tahun sebelumnya, bersamaan dengan penurunan pajak perusahaan menyusul revisi pajak yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada tahun yang lalu, pertanda baik bagi investasi bisnis dan “employment”.

Data harga di dalam laporan GDP AS menunjukkan inflasi bertengger dekat dengan gol dari the Fed sebesar 2%. Tanpa termasuk makanan dan energy, indeks harga preferensi dari bank sentral yang melekat kepada belanja perorangan naik pada posisi 1.9%.

Angka yang ketiga dan final dari pertumbuhan ekonomi AS muncul di 2.9%, lebih tinggi daripada yang diperkirakan sebesar 2.7% dan dari perkiraan sebelumnya sebesar 2.5%, walaupun harga PCE (Persona Consumption Expenditures) untuk tiga bulan sampai bulan Desember berakhir di 2.7% sebagaimana yang telah diperkirakan.

Revisi naik terhadap GDP, nilai dari semua barang dan jasa yang dihasilkan di AS, menunjukkan ekonomi AS sedang kokoh memasuki kuartal sekarang.

Pasangan EUR/USD diperdagangkan sedikit mengalami perubahan dibawah batas 1.2400 setelah rilis data GDP AS, karena meskipun pertumbuhan kuartal keempat direvisi lebih tinggi, neraca perdagangan mengalami defisit lebih daripada yang diperkirakan.  Defisit perdagangan untuk bulan Februari membengkak menjadi US$ 75.35 miliar.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here