Matauang Best & Worst Performer Kuartal I 2018

599

(Vibiznews-Forex) Bebarapa hari menjelang akhir minggu ini bukan saja mengakhiri suatu minggu, tetapi juga mengakhiri suatu bulan bahkan suatu kuartal dalam satu tahun, kuartal pertama dari tahun 2018. Mata uang manakah yang menjadi “best performer” dan “worst performer” selama 3 bulan pertama dari tahun 2018? Berikut ini adalah analisa dari Kathy Lien, Managing Director FX strategy dari BK Asset Management.

“Best performer” adallah Yen Jepang, yang membumbung tinggi mengatasi semua matauang utama lainnya, naik lebih dari 5% terhadap dolar AS. Menguat bahkan sampai 7% terhadap dolar Australia dan dolar Kanada, membawa AUD/JPY dan CAD/JPY ke level terlemah mereka  dalam lebih dari setahun.  Penurunan ini dimulai di bulan Januari tetapi semakin cepat berlangsung di bulan Februari ketika saham-saham AS mencapai puncak dan mulai turun dengan tajam. Banyak peristiwa yang besar terjadi di kuartal pertama tahun 2018, tetapi satu yang mempunyai pengaruh terbesar terhadap mata uang adalah berakhirnya pasar “bullish”. Namun, pada saat saham jatuh, para investor tidak selalu memarkir uangnya di dolar AS. Sebaliknya, mereka membeli euros dan sterling karena ketidak pastian muncul dari kebijakan AS.

Dolar Australia dan Kanada adalah performer yang terburuk.  Loonie Kanada terpukul oleh keprihatinan terhadap NAFTA dan komentar-komentar yang “dovish” dari Bank of Canada sementara  dolar Australia jatuh karena kecenderungan “risk aversion” dan bertumbuhnya ketegangan dalam perdagangan antara AS dan Cina. Kita melihat hal yang sama dengan performance dolar AS di bulan Maret versus euro dan poundsterling yang mengatasi matauang yang berbasis komoditi.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here