Bursa Eropa Berakhir Lemah; Data Inflasi dan Pengangguran Akan Dicermati

385

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Selasa malam (03/04) di tengah kekhawatiran lanjutan dari perang perdagangan dan pelemahan sektor teknologi.

Indeks FTSE berakhr pada 7030.46, turun -26.15 poin atau -0.37%

Indeks DAX berakhir pada 12002.45, turun -94.28 poin atau -0.78%

Indeks Stoxx 600 pan-Eropa ditutup sementara hampir setengah persen lebih rendah dengan hampir setiap sektor di wilayah negatif. Secara keseluruhan, indeks pulih sedikit dari kerugian sebelumnya.

Saham teknologi berada di antara pemain terburuk, melanjutkan sentimen bearish yang terlihat di Wall Street. Para pelaku pasar khawatir bahwa akan ada peraturan baru dan lebih ketat di sektor ini setelah skandal data yang melibatkan Facebook dan komentar dari Presiden Donald Trump tentang dampak Amazon pada pengecer tradisional. Selain itu, Apple dilaporkan mencari chip sendiri untuk komputer Mac yang memukul saham produsen chip Eropa. Austria Microsystems, pemasok Apple, melihat saham lebih dari 2 persen lebih rendah.

Layanan keuangan juga termasuk sektor berkinerja terburuk. Menurut Reuters, regulator perbankan China telah mulai memeriksa pinjaman kepada klien besar.

Melihat saham individu, Sodexo turun 4,5 persen. Perusahaan itu melihat peringkatnya diturunkan oleh beberapa broker setelah perusahaan melaporkan ekspektasi yang lebih rendah untuk 2018. GKN juga turun 3,6 persen setelah Melrose mengkonfirmasi pengambilalihan $ 11 miliar dari perusahaan Inggris.

Dalam berita perusahaan, Air France diperkirakan akan mengoperasikan sekitar 75 persen dari penerbangannya saat para pekerjanya mogok pada hari Selasa. Pemogokan juga akan mempengaruhi jaringan kereta api. Saham Air France lebih dari 4 persen lebih rendah.

Sementara itu, 21st Century Fox telah mengumumkan proposal baru untuk mengatasi kekhawatiran atas pluralitas media di Inggris, di mana mereka membuat tawaran untuk membeli 61 persen dari Sky. Perusahann Penyiaran Inggris itu naik 2 persen lebih tinggi.

Dalam hal data, angka manufaktur IHS Markit zona euro jatuh ke terendah 8 bulan pada Maret menjadi 56,6, menurut data baru. Namun, angka itu berdiri jauh di atas garis 50, yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi.

Sore nanti akan dirilis data Unemployment Rate Zona Eropa Februari yang diindikasikan menurun. Juga akan dirilis data Inflation Rate Zona Eropa Maret yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa bursa Eropa akan bergerak positif terdukung penguatan bursa Wall Street. Juga jika data Unemployment Rate terealisir turun dan Inflation Rate terealisir meningkat, akan menguatkan bursa Eropa.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here