China Kenakan Tarif Baru Bagi Impor 106 Barang AS; Picu Ketegangan Perang Dagang AS-China

588

(Vibiznews – Economy & Business) China mengumumkan tarif tambahan pada 106 produk AS pada hari Rabu (04/04), yang semakin meningkatkan ketegangan perang perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia ini.

Tanggal mulai efektif untuk biaya baru akan diungkapkan di lain waktu, meskipun Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan tarif tersebut dirancang untuk menargetkan hingga $ 50 miliar produk AS setiap tahun.

Pungutan 25 persen atas impor AS termasuk produk seperti kedelai, mobil dan wiski, kata Beijing.

Langkah itu dilakukan kurang dari 24 jam setelah Presiden Donald Trump mengumumkan daftar impor China yang ingin ditargetkan oleh pemerintahnya sebagai bagian dari tindakan keras terhadap apa yang dianggap oleh Presiden sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.

Sektor yang dicakup oleh tarif yang diusulkan Trump termasuk produk yang digunakan untuk robotika, teknologi informasi, teknologi komunikasi dan kedirgantaraan.

Pertikaian perdagangan antara Washington dan Beijing telah mengguncang investor dan memicu kekhawatiran pasar bahwa perselisihan itu bisa segera menjadi perang dagang besar-besaran.

Yuan China juga mengalami penurunan harian terbesar terhadap dolar AS dalam dua minggu setelah langkah-langkah itu diajukan. Mata uang tergelincir 0,4 persen hingga mencapai 6,3015 per dolar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pengumuman Beijing ini akan semakin meningkatkan ketegangan perang dagang AS-Tiongkok, yang juga akan menekan pasar global. Namun aset safe haven, seperti mata uang safe haven dan emas akan meningkat.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here