IHSG 4 April Berakhir Merosot; Sektor Pertambangan Anjlok 2 Persen

389
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) Pada penutupan perdagangan Rabu sore (04/04), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir merosot 1,15 persen atau 71,92 poin, pada 6157,09. Pelemahan IHSG terpicu kekuatiran perang dagang AS-Tiongkok.

Kekuatiran perang dagang yang terus meningkat antara AS dengan Tiongkok, menekan pasar global. Pasar saham Eropa melemah. Demikian juga harga minyak mentah merosot, sehingga menekan saham-saham energi.

Di akhir perdagangan, IHSG berakhir dengan 120 saham menguat, 276 saham melemah dan 110 saham stagnan. Transaksi saham terjadi sebanyak 86,02 juta saham dengan nilai nominal Rp.6,53 triliun, dengan frekuensi sebanyak 397,927 kali.

Sore ini IHSG tertekan oleh semua sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Pertambangan yang merosot 2,14 persen.

Sore ini terjadi aksi profit taking investor asing. Terpantau dana asing yang keluar pasar modal mencapai net Rp 83,73 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya IHSG akan mencermati hasil bursa Wall Street dinihari nanti. Jika bursa Wall Street terealisir melemah karena ketegangan perang dagang AS-Tiongkok yang meningkat, akan menekan IHSG. Secara teknikal IHSG akan bergerak dalam kisaran Support 6140-6120, dan jika naik akan bergerak dalam kisaran Resistance 6180-6200.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here