Bursa Wall Street Berakhir Naik Terbantu Penguatan Saham Teknologi

478

(Vibiznews – Index) Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari (06/04) terdukung kenaikan lanjutan saham teknologi.

Indeks Dow Jones naik 240,92 poin menjadi 24.505,22, dengan Boeing dan DowDuPont sebagai saham berkinerja terbaik.

Indeks S & P 500 naik 0,7 persen menjadi ditutup pada 2,662.84, dengan bahan memimpin 10 sektor lebih tinggi.

Indeks Komposit Nasdaq naik 0,5 persen menjadi 7.076,55.

Saham teknologi membantu memimpin langkah lebih tinggi, dengan Facebook melompat 2,7 persen dan keuntungan lebih dari 1,5 persen di Netflix dan Amazon.

Langkah Facebook datang setelah CEO Mark Zuckerberg mengatakan kepada wartawan bahwa dia belum melihat perubahan yang nyata dalam perilaku pengguna di bangun dari skandal data Cambridge Analytica.

Pembuat chip Advanced Micro Devices juga naik 2,6 persen setelah Stifel meng-upgrade mereka ke buy from hold.

Pergerakan Kamis datang setelah hari perdagangan liar di Wall Street pada hari Rabu. Indeks Dow Jones ditutup lebih dari 200 poin, mengumpulkan lebih dari 700 poin dari sesi yang rendah. Indeks S & P 500 dan Nasdaq menghapus kerugian untuk menyelesaikan pada catatan positif juga.

Pasar maju dalam sesi terakhir di tengah kekhawatiran akan perang perdagangan potensial antara China dan AS. Pada hari Rabu, China mengumumkan tarif segar pada 106 produk AS, termasuk mobil, wiski dan kedelai – kurang dari 24 jam setelah pemerintah AS mengeluarkan daftar impor China yang akan ditargetkan.

Berita itu awalnya mengirim saham lebih rendah sebelum rebound karena pemerintahan Trump mencoba menekan kekhawatiran perang perdagangan.

Dolar melemah terhadap yen pada hari Rabu sebelum pulih karena investor menawar aset safe haven tradisional. Pada hari Kamis, mata uang AS diperdagangkan 0,7 persen lebih tinggi terhadap yen.

Dalam berita ekonomi, klaim pengangguran mingguan mencapai 242.000, lebih dari 225.000 yang diharapkan. Namun, klaim tetap mendekati level terendah sejak 1970-an.

Wall Street juga melihat ke depan untuk laporan pekerjaan hari Jumat yaitu Non Farm Payrolls dan Unemployment Rate Maret. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan ekonomi AS akan menambah 198.000 pekerjaan pada Maret, lebih rendah dari hasil bulan lalu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street berpotensi bergerak positif dengan meredanya ketegangan perang dagang AS-China. Namun jika malam nanti data Non Farm Payrolls Maret AS terealisir melemah, akan menekan bursa Wall Street.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here