IHSG Awal Pekan Menanjak ke 6.246, Meredanya Isyu Perang Dagang Mendongkrak Bursa Kawasan

415
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan hari Senin sore ini terpantau ditutup menguat 1,15% atau 71,08 poin ke level 6.246,130 setelah dibuka menguat di 6.179,831.  Pasar tampak terpicu oleh sentimen positif bursa kawasan Asia yang umumnya menguat dengan agak meredanya kekhawatiran perang dagang di pasar (9/04).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini terpantau menguat tipis ke level Rp 13.760 sementara dollar AS juga agak menanjak di pasar global. Rupiah menguat tipis ke level Rp 13.760 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang di Rp 13.768.

Mengawali sesi perdagangannya, IHSG menguat 4,329 (0,07%) ke level 6.179,831. Indeks LQ45 naik tipis 1,086 poin (0,11%) ke level 1.008,674. Sempat turun di sesi pagi, namun pada istirahat perdagangan siang IHSG berhasil naik 31,133 poin (0,50%) ke 6.206,185. Indeks LQ45 bertambah 5,164 poin (0,51%) ke 1.012,752. Kenaikan IHSG bertambah sampai penutupan, dengan menguat 71,079 poin (1,15%) ke 6.246,131. Indeks LQ45 menguat 14,311 poin (1,42%) ke 1.021,899.

Pada hari ini terpantau 10 sektor saham menguat mendorong IHSG di zona hijau. Saham sektor pertanian mengalami penguatan tertinggi sebesar 2,38% sore ini. Sebanyak 208 saham menguat, 164 saham melemah dan 115 saham stagnan.

Tercatat perdagangan saham yang moderat dengan frekuensi perdagangan saham 368.231 kali transaksi sebanyak 7,3 miliar lembar saham senilai Rp 7,3 triliun. Level tertinggi yang dicapai IHSG hari ini di 6.246,131 dan terendahnya di 6.178,177.

Berbeda dengan Wall Street, arah bursa regional Asia hari ini mayoritas berada di zona positif. Kenaikan terlihat, antara lain pada indeks Nikkei yang tumbuh 110,740 (0,51%), dan indeks Hang Seng yang naik 384,641 (1,29%).

Sejumlah saham yang naik dan berada dalam kelompok top gainers di antaranya: United Tractors (UNTR), Indocement (INTP), Unilever Indonesia (UNVR), dan Gihon (GHON).

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini turut dibantu oleh sentiment positif dari bursa Asia, terpicu oleh agak meredanya isyu perang dagang antara AS dan China, yang menimbulkan preferensi terhadap asset risiko. Resistance saat ini berada di level 6.351 dan 6.501. Sedangkan bila berlanjut tekanan jual di level ini, support ke level 6085, dan bila tembus ke level 5952.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here