IHSG Akhir Pekan Naik Tipis ke 5.919, Bursa Asia Terdongkrak Perkembangan di Korea

878

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan Jumat sore ini (27/4) terpantau ditutup menguat tipis 0,17% atau 10,04 poin ke level 5.919,240 setelah dibuka menguat di 5.968,877.  Pasar tampak berupaya rebound setelah lima hari berturut-turut terus tergerus sementara bursa kawasan Asia umumnya menguat dengan pertemuan bersejarah pemimpin Korsel dan Korut yang meredakan tensi geopolitik Korea.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini terpantau melemah tipis kembali ke level Rp 13.888 sementara dollar AS terus menanjak ke level 3,5 bulan tertingginya di pasar global. Rupiah melemah ke level Rp 13.888 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang di Rp 13.883.

Mengawali sesi perdagangannya, tercatat IHSG naik ke level 59,679 poin (1,01%) ke 5.968,877. Indeks LQ45 naik 14,967 poin (1,59%) ke 958,258. Sampai di sesi siang, IHSG cenderung stagnan, dengan menguat tipis 0,732 poin (0,01%) ke 5.909,930. Indeks LQ45 menguat 1,027 poin (0,11%) ke 944,318.

Selanjutnya pada sesi dua, IHSG bergerak hanya dalam rentang tipis dan berakhir menguat terbatas saja. Tercatat IHSG naik tipis 10,04 poin (0,17%) ke 5.919,238. Indeks LQ45 menguat 2,347 poin (0,25%) ke 945,638.

Untuk hari ini, terlihat 6 saham sektoral mengalami pelemahan dan menahan kenaikan IHSG sesi pagi. Sebanyak 191 saham yang menguat, sementara 202 saham melemah dan 101 saham stagnan. Tampak adanya aksi jual investor asing dengan nilai jual bersih sebesar Rp 357,83 miliar. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan 383.782 kali transaksi sebanyak 8,3 miliar lembar saham senilai Rp 9,1 triliun.

Di tempat lain, bursa regional umumnya berakhir di zona hijau. Pergerakan bursa Asia antara lain, indeks Nikkei 225 bertambah 148,260 poin (0,66%), dan indeks Hang Seng menguat 272,990 poin (0,91%). Pertemuan puncak pimpinan Korsel dan Korut memberikan sentimen positif di bursa kawasan.

Tercatat sejumlah saham yang masuk top gainers, di antaranya: Jembo Cable (JECC), Unilever Indonesia (UNVR), Mitra Adiperkasa (MAPI), dan Indah Prakasa (INPS).

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini rebound teknikal setelah setelah lima hari berturut mengalami loss, sementara gain bursa Asia ikut menahan tekanan aksi jual investor asing. Resistance saat ini berada di level 6.360 dan 6.501. Sedangkan bila berlanjut tekanan jual di level ini, support ke level 5885, dan bila tembus ke level 5840.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here